
UIN SURAKARTA – Mahasiswa Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta (UIN Surakarta) tidak berhenti berkreasi. Tidak hanya aktif di dalam kelas, mahasiswa UIN Surakarta juga terus mengembangkan kemampuan mereka di luar kelas. Kali ini, upaya tersebut diwujudkan lewat Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Locus. Lewat UKM Locus, mahasiswa UIN Surakarta meluncurkan majalah terbaru yang mengangkat tema tentang sejarah kelam Kota Surakarta dengan tajuk Urat Luka Surakarta. Kegiatan peluncuran majalah terbaru ini digelar di Gedung Student Center UIN Surakarta Lantai 1 pada Selasa (16/6/2026).
Majalah bertajuk Urat Luka Surakarta ini mengangkat tiga tema utama, yaitu “Api”, “Amnesia Kolektif”, dan “Tubuh yang Dijauhi. Isi majalah ini mencoba merekam jejak-jejak konflik, kebakaran (baik literal maupun metaforis), ingatan publik yang sengaja dikaburkan, hingga eksklusi sosial terhadap kelompok-kelompok yang dipinggirkan dari ruang-ruang modernisasi kota. Tidak hanya itu, majalah ini juga menjadi salah satu sarana refleksi sejarah, khususnya bagi para warga Surakarta, baik di kalangan anak muda atau dewasa pada umumnya.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama (WR III), Dr. Abdulloh Faishol, menyampaikan selamat kepada seluruh panitia dan mahasiswa UIN Surakarta yang terlibat dalam peluncuran majalah terbaru ini. WR III mengaku senang karena para mahasiswa memiliki pemikiran yang kritis terhadap perkembangan zaman dan kondisi sosial yang didasarkan pada rekam jejak sejarah. Ia berharap kegiatan yang mampu mengasah kemampuan menulis dan nalar kritis seperti ini bisa dipertahankan, bahkan dikembangkan.
“Saya secara pribadi sangat senang karena kegiatan seperti ini mampu menajamkan nalar kritis para mahasiswa. Selain itu, ini juga bukti bahwa mahasiswa UIN Surakarta tidak hanya cerdas di dalam kelas, tetapi bisa menerapkannya di luar kelas. Tentu kampus akan terus mendukung kegiatan serupa dan kami berharap agar acara-acara seperti ini bisa terus berlanjut dan dikembangkan dengan baik,” ucapnya.
Selain peluncuran majalah Urat Luka Surakarta, acara ini juga diwarnai dengan pemaparan isi dan proses kreatif di balik dapur redaksi serta sesi diskusi panel yang interaktif. Para peserta diajak membedah bagaimana estetika visual dan kedalaman literasi dalam majalah ini mampu menjadi alat kritik sosial yang tajam sekaligus humanis. (Editor: Zaki) Foto: Istimewa
UIN Surakarta Perkuat Tata Kelola BLU, Jadi Rujukan Studi Komparatif UIN Pekalongan
2 hari yang lalu - UmumUIN Surakarta Tuai Pujian dari Dr. Ismail Cawidu atas Capaian dan Transformasi Kampus
3 hari yang lalu - Umum