UIN SURAKARTA - terus memperkuat budaya mutu melalui peningkatan tata kelola akademik yang sistematis. Oleh karena itu, Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Surakarta menyelenggarakan Konsinyering Penilaian Beban Kerja Dosen (BKD) Tahun 2026, Kamis (16/07/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Rektor UIN Surakarta, Prof. Dr. H. Toto Suharto, S.Ag., M.Ag. Selain itu, seluruh asesor BKD dan anggota Senat UIN Surakarta turut mengikuti forum tersebut. Konsinyering diselenggarakan sebagai langkah menyamakan persepsi penilaian BKD. Dengan demikian, seluruh proses penilaian diharapkan berlangsung objektif, akuntabel, dan sesuai ketentuan. Di sisi lain, forum ini menjadi ruang diskusi bagi asesor dan peserta. Berbagai pengalaman serta temuan lapangan dibahas bersama agar menghasilkan standar penilaian yang seragam. Melalui kegiatan ini, manajemen administrasi BKD diharapkan menjadi lebih baik. Selain itu, sistem dokumentasi bukti pendukung dapat disusun secara lebih rapi dan sistematis.
Selanjutnya, hasil konsinyering akan menjadi dasar penyempurnaan proses penilaian BKD. Setelah kegiatan selesai, sistem BKD akan kembali dibuka bagi dosen. Kesempatan tersebut diberikan agar revisi dapat dilakukan sesuai catatan asesor. Dengan demikian, setiap bukti pendukung dapat memenuhi ketentuan yang berlaku. Dokumen yang telah diperbaiki kemudian akan diunggah kembali melalui sistem yang telah disediakan. Seluruh proses tersebut diharapkan dapat dilakukan secara tertib dan tepat waktu. Sementara itu, penyamaan persepsi juga bertujuan meminimalkan perbedaan interpretasi antarasesor. Oleh sebab itu, kualitas hasil penilaian diharapkan semakin konsisten. Langkah tersebut sekaligus memperkuat budaya mutu akademik di lingkungan UIN Surakarta. Pada akhirnya, proses evaluasi dosen akan memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas institusi.

Gambar: Foto Rektor UIN Surakarta Memberikan Arahan Konsinyering BKD 2026
Adanya kegiayan ini untuk meningkatkan literasi terhadap Pedoman Operasional Penilaian Kinerja (POPK). Pemahaman yang baik diyakini akan memperkuat kualitas pelaksanaan BKD. Di samping itu, pelaksanaan sertifikasi dosen juga diharapkan berjalan semakin optimal. Oleh karena itu, kesiapan administrasi perlu terus ditingkatkan secara berkelanjutan. Melalui konsinyering ini, UIN Surakarta menegaskan komitmennya dalam membangun sistem penjaminan mutu yang profesional, transparan, dan berkelanjutan. Komitmen tersebut diharapkan mampu memperkuat kualitas tata kelola perguruan tinggi sekaligus meningkatkan layanan akademik bagi seluruh sivitas akademika. (Editor: Isa/Nug/Humas) Foto: Isa/Nug/Humas
#uinsurakarta #kampusunggulinovatif #UinsaidUnggul #AyoKuliahdiUINSAID
Konsinyering BKD 2026 Perkuat Tata Kelola Akademik UIN Surakarta
17 jam yang lalu - Umum