UIN Surakarta - Terus memperkuat fondasi kelembagaan sebagai bagian dari transformasi menuju perguruan tinggi Islam yang unggul. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Peningkatan Tata Kelola dan Kelembagaan bersama Kementerian Agama Republik Indonesia. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menyelaraskan arah pengembangan institusi dengan kebijakan nasional. Dengan demikian, seluruh sivitas akademika diajak berkontribusi membangun kampus yang adaptif, profesional, dan berdampak bagi masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jum'at, 26 Juni 2026 yang menghadirkan Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana Sekretariat Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia, Dr. Drs. Nur Arifin, M.Pd., sebagai narasumber utama. Seluruh jajaran pimpinan UIN Surakarta turut hadir dalam forum strategis tersebut. Peserta terdiri atas Rektor, para Wakil Rektor Bidang I, II, dan III, para Dekan Fakultas, serta pimpinan unit kerja di lingkungan kampus. Materi yang disampaikan dirancang untuk memperkuat tata kelola organisasi sekaligus meningkatkan kapasitas kelembagaan. Oleh karena itu, forum ini diharapkan menghasilkan langkah nyata bagi kemajuan universitas.
Dalam sambutannya, Rektor UIN Surakarta menegaskan bahwa setiap gagasan besar harus diwujudkan melalui program yang terukur. Menurutnya, transformasi kelembagaan membutuhkan sinergi seluruh elemen kampus. "Mimpi-mimpi itu harus menjelma menjadi kegiatan-kegiatan nyata. Harapannya, kita dapat terus mengembangkan kelembagaan UIN Surakarta agar semakin maju dan memberikan hal yang berdampak bagi masyarakat," ungkap Rektor.
Pernyataan tersebut menjadi dorongan bagi seluruh unit kerja untuk bergerak secara terarah. Selanjutnya, penguatan tata kelola dipandang sebagai fondasi penting dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi masa depan. Proses pengembangan kelembagaan juga akan terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Dengan demikian, setiap kebijakan diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan mutu layanan pendidikan.
Dalam kesempatan tersebut, Rektor juga memaparkan sejumlah rencana strategis pengembangan kampus. Salah satunya adalah penguatan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah yang saat ini memiliki delapan program studi. Selain itu, direncanakan pula pengembangan Fakultas Teknik dan Teknologi di Kabupaten Sragen sebagai bagian dari ekspansi akademik UIN Surakarta. Langkah tersebut diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan tinggi yang relevan dengan perkembangan zaman. Di sisi lain, pengembangan kelembagaan tidak hanya berorientasi pada penambahan fakultas. Sebaliknya, kualitas tata kelola, sumber daya manusia, serta layanan akademik juga akan terus ditingkatkan. Program-program strategis tersebut telah dirancang agar selaras dengan arah pembangunan nasional.
Penguatan tersebut juga diselaraskan dengan Asta Protas Menteri Agama sebagaimana tertuang dalam KMA Nomor 244 Tahun 2025. Program prioritas itu meliputi Kerukunan dan Cinta Kemanusiaan, Ekoteologi atau Fikih Lingkungan Hidup, Layanan Keagamaan Berdampak, Pendidikan Unggul, Ramah, dan Terintegrasi, Pesantren Berdaya, Pemberdayaan Ekonomi Umat, Sukses Penyelenggaraan Haji, serta Digitalisasi Layanan Keagamaan.
Melalui sinergi tersebut, UIN Surakarta optimistis mampu menghadirkan tata kelola yang semakin modern, akuntabel, dan responsif terhadap perubahan. Pada akhirnya, setiap langkah pengembangan kelembagaan diharapkan menjadi bagian penting dalam mewujudkan kampus yang berdaya saing global, berakar pada nilai-nilai keislaman, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa Indonesia. (Editor : Isa/Gus, Foto : Nug/Dan)

UIN Surakarta Perkuat Tata Kelola untuk Akselerasi Pengembangan Kelembagaan
22 jam yang lalu - Umum