Loading...

UIN Surakarta Perkuat Tata Kelola BLU, Jadi Rujukan Studi Komparatif UIN Pekalongan

19 Juni 2026 11:19 WIB 13
Baca

UIN Surakarta - Kini UIN Surakarta KementerianAgama RI (Kemenag) kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan tata kelola Badan Layanan Umum (BLU). Melalui kegiatan studi komparatif pengelolaan BLU, *UIN Surakarta* menerima kunjungan dari UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan pada Jumat, 19 Juni 2026. Kegiatan tersebut menjadi ruang berbagi pengalaman sekaligus penguatan sinergi antar perguruan tinggi keagamaan negeri di bawah Kementerian Agama RI. Selain itu, pertemuan ini juga menjadi sarana untuk memperluas wawasan mengenai pengelolaan unit bisnis dan layanan kampus yang berkelanjutan. Delegasi UIN Pekalongan disambut hangat oleh Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan UIN Raden Mas Said Surakarta, Dr. Raden Lukman Fauroni, S.Ag., M.Ag. Turut hadir Dr. Helmi Haris, S.H.I., M.S.I. selaku pengelola BLU beserta tim keuangan kampus. Sementara itu, rombongan UIN Pekalongan dipimpin oleh Dr. H. Mohammad Hasan Bisyri, M.Ag. Hadir pula Dr. H. Wahid Arbani, S.Ag., M.S.I., Yayuk Sri Rahayu, S.E., M.M., Heriyanto, M.S.I., Nur Hartatianti, S.E., dan Muhamad Fariz Firmansah, M.H. 

Dalam sesi pemaparan, peserta memperoleh gambaran menyeluruh mengenai tata kelola BLU yang diterapkan di lingkungan kampus. Berbagai strategi pengembangan usaha juga diperkenalkan kepada rombongan tamu. BLU hadir untuk memberikan layanan terbaik kepada para pemangku kepentingan. Salah satu bentuknya adalah penyediaan sarana pendidikan yang mendukung proses akademik secara optimal. Selain itu, Pusat Pengembangan Bisnis UIN Raden Mas Said Surakarta saat ini telah memiliki lebih dari 90 mitra usaha. Mitra tersebut terbagi ke dalam berbagai kategori bisnis yang saling mendukung. Pendaftaran mitra dilakukan melalui platform marketplace bisnis.uinsaid.ac.id. Selanjutnya, setiap transaksi yang terjadi dikenakan platform fee sebesar 3 hingga 5 persen sesuai kategorinya. Di sisi lain, database mitra juga dikelola melalui platform mart.bisnis.uin.ac.id. Sistem tersebut digunakan sebagai media belanja serta penyediaan barang dan jasa bagi kebutuhan internal maupun eksternal.  Pengembangan unit usaha di lingkungan kampus dilaksanakan melalui mekanisme Kerja Sama Manajemen (KSM). Dengan demikian, pengelolaan usaha dapat dilakukan secara profesional dan terukur. Skema tersebut dijalankan melalui kemitraan manajemen maupun penyewaan aset. Oleh karena itu, berbagai peluang kolaborasi dapat dikembangkan secara lebih luas dan berkelanjutan. Dalam kesempatan tersebut, berbagai praktik pengelolaan bisnis kampus dipaparkan secara rinci. Bahkan, sejumlah mekanisme tata kelola keuangan turut diperkenalkan kepada peserta studi komparatif. "Kami terus berupaya mengembangkan layanan BLU yang produktif, profesional, dan memberikan manfaat bagi seluruh stakeholder," ujar Dr. Helmi Haris, S.H.I., M.S.I. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa penguatan ekosistem bisnis kampus harus diiringi dengan tata kelola yang akuntabel. Dengan begitu, keberlanjutan layanan dapat terus dijaga.

Beragam layanan BLU yang telah dikembangkan turut diperkenalkan kepada peserta. Layanan tersebut menjadi bagian dari strategi penguatan kemandirian institusi. Beberapa layanan yang dikelola antara lain Said Qua sebagai penyedia air minum dalam kemasan. Produk tersebut tersedia dalam ukuran 240 ml dan 330 ml. Selanjutnya, terdapat Said EO yang menyediakan layanan Wedding Organizer dan Event Organizer. Selain itu, tersedia pula Said Foodcourt, Said Mart, Said Promosindo, dan Said Venue. Melalui studi komparatif ini, pengalaman pengelolaan BLU yang telah diterapkan dapat dibagikan kepada kampus lain. Dengan demikian, praktik-praktik baik dapat direplikasi sesuai kebutuhan masing-masing institusi. Kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antarperguruan tinggi. Pada akhirnya, pengembangan BLU diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan, mendorong inovasi, serta memperkuat daya saing perguruan tinggi keagamaan di Indonesia. Editor : Isa/Gus, Foto : Isa/Gus.