
UIN SURAKARTA – Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta (UIN Surakarta) berkomitmen untuk tidak hanya menyediakan ruang belajar bagi seluruh mahasiswa di bidang akademik, tetapi juga ruang berkarya bagi para mahasiswa yang memiliki minat dan bakat di luar bidang akademik. Salah satunya adalah dengan memberikan ruang berkarya bagi para anak muda yang memiliki bakat di bidang seni tari lewat Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni Tari Tradisi (SENTRA). Pada kesempatan kali ini, UKM SENTRA menggelar kompetisi tari dengan peserta dari tingkat SMP, SMA/sederajat, perguruan tinggi, sanggar tari, dan kategori umum se-Solo Raya dengan tajuk SENTRA Competition 2026.
Lomba SENTRA Competition 2026 ini digelar pada Sabtu (6/6/2026) di Aula Gedung SBSN Lantai 1 UIN Surakarta. Kompetisi ini mendatangkan berbagai juri profesional yang memang sudah ahli di bidang seni tari. Suasana yang dibangun dalam kompetisi ini sangat kompetitif, sportif, dan edukatif. Para peserta berkompetisi dengan sangat antusias untuk memberikan hasil yang terbaik bagi regunya masing-masing. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama (WR III), Dr. Abdulloh Faishol, berharap kompetisi ini bisa menumbuhkan semangat dalam melestarikan seni tari sebagai bagian dari budaya asli Indonesia.
“Semoga kompetisi ini bisa menjadi ajang untuk menunjukkan hasil kreativitas dan kemampuan terbaiknya dalam menyajikan seni tari. Tidak hanya itu, semoga kegiatan ini juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk saling belajar, berkompetisi secara sehat, memperluas jejaring, dan menumbuhkan semangat untuk terus melestarikan seni tari sebagai bagian dari warisan budaya bangsa Indonesia,” ucapnya.

Selain itu, WR III berharap agar kompetisi semacam SENTRA Competition ini terus menjadi agenda resmi yang tidak hanya sekali digelar. Pria yang sering disapa Abah itu juga menaruh harapan besar agar SENTRA Competition 2026 bisa menjadi pintu pertama munculnya para penari berbakat yang nantinya berkontribusi dalam melestarikan seni tari sebagai warisan budaya Indonesia.
“Kampus tentu berharap kompetisi seperti SENTRA Competition 2026 ini tidak hanya sekali digelar, tetapi ada keberlanjutannya. Kompetisi seperti ini tentu bisa menjadi pintu pertama bagi lahirnya calon penari-penari berbakat yang berkontribusi dalam melestarikan seni tari sebagai warisan budaya Indonesia,” imbuh Faishol. (Editor: Zaki) Foto: Istimewa
Konsinyering BKD 2026 Perkuat Tata Kelola Akademik UIN Surakarta
2 hari yang lalu - UmumMahasiswa UIN Surakarta Lolos Bootcamp Antikorupsi Nasional SINTESIS KPK
3 hari yang lalu - Umum