
UIN SURAKARTA – Upaya peningkatan kualitas pelayanan terus dilakukan oleh Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta (UIN Surakarta) selaku penyelenggara pendidikan yang melayani masyarakat. Salah satu bidang yang ikut ditingkatkan adalah pelayanan kehumasan UIN Surakarta. Upaya yang dilakukan adalah dengan menghadiri acara Government Social Media Summit 2026 (GSMS 2026) yang diadakan pada Selasa (9/6/2026) di Garuda Spark Innovation Hub Jakarta fX Sudirman Lt 8, Jl. Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat. Kegiatan ini diadakan oleh Government Social Media (GSM) yang berkolaborasi dengan Ikatan Pranata Humas (Iprahumas) Indonesia.
UIN Surakarta ikut mengirimkan wakilnya untuk mengikuti kegiatan ini. Dalam kegiatan ini, ada dua acara yang diadakan, yaitu GSM Conference 2026 dan GSM Awards 2026. Acara dimulai dengan sambutan dari Perwakilan Dewan Pembina GSM, Karina Kusumawardhani, dan Ketua Iprahumas, Fachrudin Ali Ahmad, yang menyoroti tentang tema “Navigasi Komunikasi Pemerintah: Tetap Terpercaya di Tengah Era Fragmentasi Media”. Acara kemudian dilanjutkan dengan berbagai materi yang disampaikan oleh masing-masing narasumber.
Pada sesi konferensi pertama, ada tiga narasumber yang didatangkan, yaitu Silvany Dianita (Pranaha Humas Ahli Madya Kementerian Dalam Negeri), Fachrudin Ali Ahmad (Ketua Iprahumas Indonesia), dan Dr. Zainal Muttaqin (Kepala Bagian Materi dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur). Dalam konferensi pertama ini, para narasumber membahas tema “Tantangan dan Upaya Instansi Pemerintah dalam Era Fragmentasi Media”. Zainal menyampaikan bahwa memang dalam era fragmentasi media saat ini, pemerintah perlu terus melakukan upaya peningkatan dan perbaikan dalam pola komunikasi kepada masyarakat. Hal ini bertujuan untuk menjaga citra dan memberikan pelayanan komunikasi yang transparan kepada masyarakat.

“Saat ini, tantangan pemerintah semakin besar dalam hal komunikasi publik. Terlebih lagi, saat ini zamannya adalah zaman fragmentasi media yang sangat kompleks. Oleh karena itu, pemerintah harus terus berupaya untuk melakukan peningkatan dan perbaikan dalam pola komunikasi publiknya. Dengan demikian, masyarakat ini bisa melihat citra positif dari pemerintah dan percaya bahwa pemerintah telah memberikan pelayanan yang transparan kepada masyarakat,” ucap Zainal.
Setelah sesi konferensi pertama selesai, pemateri selanjutnya yang diundang adalah Irfan Prabowo (CEO Infipop) untuk membahas tentang “Bagaimana Munculnya Homeless Media Mengubah Cara Masyarakat Mengakses, Mengonsumsi, dan Mempercayai Informasi”. Dalam paparannya, Irfan menyebut bahwa homeless media ini sebenarnya bisa dimanfaatkan oleh pemerintah untuk membangun citra positif di mata masyarakat. “Homeless media ini merupakan peluang besar bagi teman-teman humas untuk membangun citra positif pemerintah di mata masyarakat,” ucap Irfan.
Sementara itu, Rektor UIN Surakarta, Prof. H. Toto Suharto, menyampaikan harapannya kepada perwakilan kampus yang hadir dalam kegiatan ini. Ia berharap agar perwakilan UIN Surakarta yang hadir bisa memetik banyak inspirasi serta pelajaran dari kegiatan ini. “Alhamdulillah, kita bisa berpartisipasi dalam kegiatan ini. Harapannya, kegiatan ini bisa memberikan inspirasi dan pelajaran bagi UIN Surakarta untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam hal penyampaian informasi,” ujar Rektor. (Editor: Zaki) Foto: Zaki
Konsinyering BKD 2026 Perkuat Tata Kelola Akademik UIN Surakarta
2 hari yang lalu - UmumMahasiswa UIN Surakarta Lolos Bootcamp Antikorupsi Nasional SINTESIS KPK
3 hari yang lalu - Umum