UIN Surakarta - Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pencak Silat UIN Raden Mas Said Surakarta periode kepengurusan 2026 menyelenggarakan Seminar Nasional dengan mengusung tema “Education on Training Strategy & Injury Management” pada Rabu, 3 Juni 2026. Kegiatan ini bertempat di Gedung Rektorat Lantai 3 UIN Raden Mas Said Surakarta, Pucangan, Kartasura, Sukoharjo. Seminar Nasional ini dihadiri oleh mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta, tamu undangan, serta seluruh pengurus UKM Pencak Silat periode 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai strategi pelatihan olahraga yang efektif, sekaligus memberikan wawasan terkait penanganan dan pencegahan cedera dalam aktivitas olahraga, khususnya pencak silat.
Acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, yaitu Saudari Nanik Fitriyani dan Saudari Dyah Ayu Purbaningrum. Selanjutnya, pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Saudari Avitsah Puri Wedari, yang kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars UIN Raden Mas Said Surakarta yang dipimpin oleh Saudari Arimbi Lintang Andini. Rangkaian sambutan diawali oleh Ketua Panitia, dilanjutkan dengan sambutan Ketua Umum UKM Pencak Silat UIN Raden Mas Said Surakarta, Pembina UKM Pencak Silat, serta sambutan dari perwakilan Wakil Rektor III UIN Raden Mas Said Surakarta yang sekaligus membuka kegiatan seminar secara resmi.
Memasuki acara inti, seminar dipandu oleh moderator Saudara Afrizal Fadhila Ilyas, S.H. Materi pertama disampaikan oleh Dr. Rony Syaifullah, S.Pd., M.Pd. dengan tema “Metodologi Pelatihan Dasar”. Pada sesi ini, peserta memperoleh wawasan mengenai prinsip-prinsip dasar penyusunan program latihan, pengembangan kondisi fisik, serta strategi pelatihan yang efektif untuk meningkatkan performa atlet secara berkelanjutan. Hal ini bertujuan untuk memberikan ilmu kepada pleatih pelatih dan para atlit khususnya di bidang pencak silat
Materi kedua disampaikan oleh Muhammad Tohir Hadad Akbar, S.Pd., M.Or. dengan tema “Penanganan dan Perawatan Cedera Olahraga”. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan berbagai jenis cedera yang umum terjadi pada atlet, langkah-langkah pertolongan pertama, hingga strategi rehabilitasi yang tepat guna mendukung proses pemulihan secara optimal. Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif antara peserta dan para narasumber. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan terkait penerapan strategi latihan maupun penanganan cedera dalam dunia olahraga. Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi dan kenang-kenangan kegiatan Seminar Nasional Tahun 2026.
Melalui penyelenggaraan Seminar Nasional ini, diharapkan seluruh peserta dapat memperoleh pengetahuan dan wawasan yang lebih luas mengenai strategi pelatihan olahraga serta manajemen cedera. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang olahraga, memperkuat budaya akademik, serta mendorong terciptanya atlet, pelatih, dan insan olahraga yang kompeten, profesional, serta berprestasi. Seminar ini juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi dan membangun kolaborasi antarpeserta dalam upaya memajukan dunia olahraga, khususnya pencak silat. Editor : Isa, Foto : Istimewa
