Loading...

100 Calon Mahasiswa Internasional UIN Surakarta Lolos Tahap Akhir Seleksi

4 Juni 2026 17:25 WIB 6
Baca

UIN SURAKARTA – Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta (UIN Surakarta) terus membuka diri untuk menembus kancah global. Salah satunya adalah dengan menerima mahasiswa internasional untuk tahun akademik 2026-2027. Adapun seleksi penerimaan mahasiswa internasional sendiri saat ini sudah menyelesaikan tahap wawancara yang berlangsung pada Rabu—Kamis, 3—4 Juni 2026 secara daring. Proses seleksi wawancara ini dipandu langsung oleh Kepala Pusat Hubungan Internasional (PHI), Wildi Adila, M.A., dan Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga (WR I), Prof. Zainul Abas.

Sebelum seleksi wawancara dimulai, WR I menyampaikan sambutannya kepada seluruh calon mahasiswa internasional UIN Surakarta yang sudah berhasil mencapai tahap wawancara. Ia berharap bahwa proses penerimaan mahasiswa internasional ini merupakan upaya kampus untuk mencapai tingkat global. Selain itu, Prof. Abas menyampaikan bahwa UIN Surakarta akan terus berupaya untuk menjadikan UIN Surakarta sebagai kampus yang bisa dijangkau oleh masyarakat internasional.

“UIN Surakarta berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu dan kualitas pembelajaran dengan melibatkan mahasiswa internasional. Kami berharap pembelajaran di kampus ini dapat diakses oleh masyarakat internasional dan memberikan manfaat yang lebih luas,” ucap Prof. Abas.

Pada proses pendaftaran kali ini, sebanyak 1.355 pendaftar internasional berminat untuk menjadi bagian dari keluarga UIN Surakarta. Namun, hanya sekitar 100 orang yang berhasil mencapai tahap akhir seleksi, yaitu seleksi wawancara. Ketua PHI, Wildi Adila, M.A., menjelaskan bahwa mahasiswa internasional yang akan diterima tahun ini mengutamakan asas pemerataan di berbagai program studi. Dengan demikian, seluruh prodi di UIN Surakarta bisa memiliki mahasiswa internasional di dalamnya. Hal ini sejalan dengan upaya UIN Surakarta untuk mendapatkan akreditasi internasional.

“Pada tahun ini, proses penerimaan mahasiswa internasional akan mengutamakan asas pemerataan di setiap prodi. Dengan demikian, tiap prodi nantinya akan memiliki mahasiswa internasional untuk membantu upaya UIN Surakarta meraih akreditasi internasional,” ujar Wildi.

Saat ini, UIN Surakarta sudah memiliki 38 mahasiswa internasional yang belajar di Kampus Pucangan. Mereka berasal dari Sembilan negara, yaitu Filipina, Thailand, Timor Leste, Pakistan, Bangladesh, Tajikistan, Gambia, Nigeria, dan Sierra Leone. Penerimaan tahun ini pun diharapkan mampu menambah jangkauan UIN Surakarta di kancah global. (Editor: Zaki/Nug/WA) Foto: Istimewa