Loading...

Wujudkan Indonesia Emas Lewat Inovasi dan Riset, UIN Surakarta Gandeng BRIN

24 April 2026 10:53 WIB 137
Baca

UIN SURAKARTA – Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta (UIN Surakarta) terus berupaya untuk ikut serta dalam mendukung program-program demi mewujudkan misi Indonesia Emas. Salah satu bidang yang menjadi fokus adalah dalam hal inovasi dan riset. Selaku salah satu Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang merupakan corong ilmu agama dan umum, UIN Surakarta ikut mendukung upaya ini. Salah satu kegiatan yang digelar adalah Sosialisasi Program Pendanaan Riset dan Inovasi dengan tema “Riset Inovasi Berkualitas Indonesia Emas”. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat (24/4/2026) di Aula Sambernyowo Gedung Lembaga Lantai 2.

Kegiatan ini merupakan upaya UIN Surakarta dengan menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) lewat Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM). Sebanyak 44 Ketua Program Studi dan para Wakil Dekan I menjadi peserta dalam kegiatan kali ini. Hadir pula narasumber yang berasal dari Direktorat Pendanaan Riset dan Inovasi BRIN yang diwakili oleh Danang R. Handoko, S.E., Khadija Raida, S.Farm., dan Ulfa Widyastuti, M.M. Ketua LPPM, Prof. Muhammad Latif Fauzi, menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini. Ia berharap agar kegiatan ini bisa benar-benar berdampak.

“Alhamdulillah, acara ini bisa berjalan dengan lancar dan sosialisasi tentang pendanaan riset dan inovasi bisa tersampaikan kepada seluruh pihak. Harapannya, dengan adanya pendanaan riset dan inovasi ini, UIN Surakarta bisa meningkatkan upaya berdampak dalam hal riset dan inovasi untuk masyarakat luas. Dengan demikian, kehadiran UIN Surakarta di tengah masyarakat bisa benar-benar terasa,” ujar Prof. Latif.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan (WR I), Prof. Zainul Abas, mendukung penuh kegiatan ini. Ia berharap agar seluruh dosen dan peneliti di UIN Surakarta bisa memanfaatkan peluang ini sebaik mungkin. WR I menilai bahwa adanya program pendanaan riset langsung dari BRIN ini menjadi peluang untuk mengorbitkan nama UIN Surakarta, bahkan hingga kancah nasional dan internasional.

“Kampus tentu mendukung penuh kegiatan ini. Sosialisasi pendanaan riset dan inovasi yang langsung berasal dari BRIN ini menjadi peluang bagi para dosen dan peneliti UIN Surakarta untuk memberikan kontribusi luas kepada masyarakat. Selain itu, ini juga peluang untuk mengorbitkan nama UIN Surakarta ke kancah nasional dan internasional,” ucap Prof. Abas saat dihubungi Tim Humas lewat pesan singkat pada Jumat (24/4/2026).

Para narasumber yang telah hadir tidak hanya menyampaikan program pendanaan secara singkat. Mereka juga menyampaikan tentang skema pendanaan riset dan inovasi tahun 2026, strategi penyusunan proposal yang kompetitif, serta peluang kolaborasi riset yang berorientasi pada penguatan kualitas dan daya saing nasional menuju Indonesia Emas. (Editor: Zaki) Foto: Zaki/Istimewa