
UIN SURAKARTA – Tri Dharma Perguruan Tinggi benar-benar diterapkan oleh Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta (UIN Surakarta). Selain menjalankan fungsi kependidikan dan penelitian, UIN Surakarta melaksanakan fungsi pengabdian kepada masyarakat lewat membantu korban bencana banjir di wilayah Aceh dan Sumatra. Bukti kepedulian itu diwujudkan dalam bentuk penyaluran bantuan untuk korban yang terdampak. Sebelumnya, sivitas akademika UIN Surakarta sudah melakukan penggalangan dana hingga terkumpul sebesar Rp50.781.700,- (lima puluh juta tujuh ratus delapan puluh satu ribu tujuh ratus rupiah). Seluruh dana ini akan disalurkan melalui Tim Tanggap Bencana Kementerian Agama Republik Indonesia.
Wakil Rektor Bidang Administrasi, Umum, Perencanaan, dan Keuangan (WR II), Dr. Raden Lukman Fauroni, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh sivitas akademika yang terlibat dalam pengumpulan dana ini. Ia berharap agar seluruh dana yang sudah terkumpul ini bisa tersalurkan dengan baik kepada seluruh korban yang sudah terdampak bencana banjir di wilayah Aceh dan Sumatra. Selain itu, Dr. Lukman berdoa agar seluruh korban diberikan ketabahan dan kekuatan untuk melalui semua ini.
“Alhamdulillah, dana sebesar ini berhasil terkumpul dari kemurahan hati seluruh sivitas akademika UIN Surakarta. Semoga, dana yang terkumpul ini bisa benar-benar bermanfaat kepada seluruh korban yang terdampak. Kami berharap bantuan dari kami yang mungkin belum seberapa ini mampu meringankan kesulitan yang sedang dihadapi oleh saudara-saudara kita. Semoga mereka selalu diberikan ketabahan dan kekuatan untuk melalui semua ini,” ucapnya.
Selain itu, Dr. Lukman ingin agar momen penyaluran dana ini menjadi momen reflektif bagi seluruh sivitas akademika. Pasalnya, kepedulian terhadap sesama dan empati sosial harus terus ditingkatkan. Tidak hanya menjalankan fungsi Tri Dharma Perguruan Tinggi, tetapi juga mampu menguatkan jiwa kepedulian kita sebagai sesama manusia yang harus saling tolong menolong, terutama dalam kesulitan.
“Dampak bantuan ini semoga tidak hanya kepada korban saja, tetapi juga kepada diri kita pribadi. Ini adalah momen reflektif yang sangat baik karena mampu menguatkan jiwa kita sebagai manusia yang memiliki jiwa peduli dan empati kepada sesama. Sudah selayaknya sebagai sesama manusia untuk saling tolong menolong dalam kesulitan,” pungkas WR II. (Zaki/Humas) Foto: Zaki