
UIN SURAKARTA – Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta (UIN Surakarta) menggelar acara penting untuk menguatkaan komitmen sebagai kampus informatif kepada publik. Acara yang digelar kali ini adalah Workshop Penyusunan Pedoman PPID UIN Raden Mas Said Surakarta yang diadakan di Aula Gedung Rektorat Lt. 3 pada Kamis (7/8/2025). Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan, Dr. Zainul Abas, ikut hadir dalam workshop bertajuk “Membangun Keterbukaan Informasi yang Inklusif dan Akuntabel” tersebut.
WR I memberikan sedikit sambutan sebelum acara ini dimulai. Dalam sambutannya, Dr. Abas menyampaikan bahwa kegiatan workshop ini sangat penting karena berkaitan dengan keterbukaan informasi publik. Nantinya, workshop PPID ini diharapkan mampu menjadi peluang bagi UIN Surakarta untuk bertransformasi menuju kampus yang lebih informatif. Hal itu sesuai dengan target UIN Surakarta yang memang ingin menjadi kampus informatif layaknya Menteri Agama Republik Indonesia saat ini, Prof. KH. Nasaruddin Umar.

“Kegiatan ini sangat penting bagi kita karena berkaitan dengan keterbukaan informaasi publik. Oleh karena itu, kita harus menyelesaikan apa yang menjadi kewajiban kita. Setelah ini, kita akan mulai melakukan pemutakhiran data yang mungkin akan kita mulai September mendatang. Targetnya adalah kampus kita menjadi informatif sebagaimana menteri kita yang sangat informatif,” ujarnya.
Dr. Abas juga menargetkan bahwa pada tahun ini UIN Surakarta akan mulai melakukan koordinasi di Jakartaa untuk Bimbingan Teknis (BIMTEK) demi menjalankan itu semua. Untuk hari ini, UIN Surakarta mendapat kesempatan belajar lebih dulu dari tamu yang berasal dari Semarang. “Tahun ini kita siapkan untuk bisa memperbaiki semua, mulai dari koordinasi di Jakarta, BIMTEK. Hari ini, kita mulai dari kegiatan ini dulu, kita belajaar dari Semarang. Untuk dokumen akan kita siapkan dari semua bagian,” pungkas WR I. (Zaki/3S/Humas) Foto: Rz
DWP UIN Surakarta Matangkan Program 2026, Perkuat Pemberdayaan dan Kemanusiaan
22 jam yang lalu - Umum