
UIN SURAKARTA - "Setelah menjalani rangkaian panjang, alhamdulillah hari ini kami akan melakukan uji coba hasil penelitian kami" ungkap Dr. Fathan salah satu dosen Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUD) mengawali sambutannya dalam kegiatan pagi ini (Kamis, 14/8/2025). Fathan yang memimpin Tim peneliti ini juga mengungkapkan bahwa dirinya dan tim yang terdiri dari beberapa dosen, telah memulai proses penelitian sejak lebih dari setengah tahun ini. "Kami telah berproses sejak hampir delapan bulan yang lalu dan melakukan serangkaian FGD (Focus Group Discussion - Red.) di beberapa tempat" tambah Fathan yang keseharian tugas tambahannya menjadi Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M). Fathan juga menjelaskan bahwa pada kegiatan pagi ini, dirinya yang hadir bersama tim peneliti lainnya juga mengundang kalangan mahasiswa dan satuan tugas (satgas) Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS), serta perwakilan beberapa kampus (Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri) di Jawa Tengah, serta para pejabat fungsional yang ada. Hasil dari serangkaian studi literasi dan FGD menghasilkan suatu aplikasi yang bisa digunakan oleh siapa saja.

Fathan juga menjelaskan bahwa dirinya bersama tim peneliti telah melakukan uji coba aplikasi yang diberi nama SPEAKS (Sistem Pelaporan dan Pencegahan Kekerasan Seksual) di berbagai tempat, "Kami telah melakukan uji coba terbatas aplikasi ini di beberapa kampus seperti di Bali dan kampus UIN Surakarta sekarang ini." Kehadiran para mahasiswa sebagai audien ini dimaksudkan sebagaimana biasanya para mahasiswa dengan HP-nya akan gercep (gerak cepat - Red) dalam melaporkan terjadinya tindak kekerasan seksual di sekitarnya. "Apa yang kita lakukan hari ini adalah bagian dari proses agar aplikasi yang dibuat dari hasil penelitian ini bisa memberikan kemudahan" lanjut Fathan. Dirinya juga menjelaskan bahwa kemudahan yang dimaksud adalah kemudahan untuk melaporkan sesuatu yang berkaitan dengan kekerasan seksual yang terjadi di perguruan tinggi.

Menurut Fathan, kedepan aplikasi SPEAKS ini akan menjadi salah satu aplikasi yang akan digunakan oleh seluruh perguruan tinggi khususnya di lingkungan PTKN. "Ke depan setelah ini semua dinyatakan valid setelah melalui evaluasi dari beberapa uji coba ini, Insya Alloh aplikasi ini akan dipaparkan di depan Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI." Berikutnya, lanjut Fathan, aplikasi yang dibiayai melalui skema Program Pendanaan Riset Indonesia Bangkit atau Ministry of Religious Affairs The Awakened Indonesia Research Funds Program (MoRA The AIR Funds Program) ini nantinya akan dijadikan aplikasi dalam skala nasional. (Tris/Humas) Foto : Mastr/Zaki
UIN Surakarta Borong Tiga Penghargaan pada Arjuna Awards KPPN Surakarta 2026
Kemarin - Prestasi