Loading...

UIN Surakarta Perkuat Misi Jadi Kampus Inklusif, WR I: Kita Harus Siapkan Segalanya

8 Agustus 2025 16:25 WIB 137
Baca

UIN SURAKARTA – Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta (UIN Surakarta) semakin menguatkan komitmen untuk terbuka kepada berbagai golongan mahasiswa. Salah satu langkah yang diambil adalah dengan memperkuat misi untuk menjadi kampus inklusif. Dalam rangka mewujudkan misi itu, UIN Surakarta menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tajuk “Penguatan Kampus Inklusi UIN Raden Mas Said Surakarta” yang diisi oleh dua narasumber, yaitu Prof. Sunardi dan Prof. Megan J. Lowton. Selain itu, hadir pula Wakil Rektor I (WR I) Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan, Dr. Zainul Abas, untuk memberikan sambutan.

Dalam sambutannya, WR I menyampaikan harapannya bahwa kegiatan ini bisa membantu UIN Surakarta untuk mewujudkan misi sebagai kampus inklusif. Ia juga berharap agar sarana dan prasaran kampus untuk segera memfasilitasi pembelajaran seluruh peserta didik dari semua golongan. Dengan demikian, misi UIN Surakarta untuk menjadi kampus inklusif bagi semua kalangan bisa segera terwujud.

“Semoga kegiatan ini bisa membantu kita sebagai instansi untuk memberikan pembelajaran kepada seluruh peserta didik tanpa membedakan golongan. Untuk merealisasikan itu, kita harus mempersiapkan sarana dan prasaran demi bisa memfasilitasi pembelajaran peserta didik, khususnya golongan inklusi,” ucapnya.

Kegiatan FGD ini membahas mengenai indikator inklusivitas universitas yang diterapkan di berbagai belahan dunia. Khusus di Indonesia, inklusivitas kampus sudah mulai diterapkan sejak adanya Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2020. Sejak PP itu diterbitkan, sudah ada lebih dari 50 perguruan tinggi yang sudah memiliki Unit Layanan Disabilitas (ULD). Meski demikian, masih banyak perguruan tinggi di Indonesia yang belum mempunyai akses ramah disabilitas. Oleh karena itu, UIN Surakarta terus berupaya menjadi kampus inklusif. (Zaki/Humas) Foto: Zai