
UIN SURAKARTA – Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta (UIN Surakarta) berkomitmen dalam meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan pada tahun 2026 ini. Hal itu dituangkan dalam program Sinkronisasi Kinerja 2026 yang digelar di Semarang pada 28—30 Januari 2026. Kegiatan bertajuk Sinkronisasi Program Pimpinan dan Stakeholder UIN Raden Mas Said Surakarta Tahun Anggaran 2026 dengan tema “Transformasi Tata Kelola Inovatif Kolaboratif Menuju Layanan Pendidikan Tinggi Unggul Internasional” ini dihadiri oleh jajaran pimpinan, baik rektor, wakil rektor, kepala biro, serta pimpinan fakultas dan unit/lembaga di lingkungan UIN Surakarta.
Kegiatan dibuka pada hari pertama, Rabu (28/1/2026), oleh Kepala Biro Bidang Administrasi, Umum, Perencanaan, dan Keuangan (Karo AUPK) UIN Surakarta, Dr. H. Musta’in Ahmad, selaku penanggung jawab program. Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah hadir dalam acara ini. Ia berharap agar kegiatan sinkronisasi ini mampu menjadi langkah awal menuju unggul internasional seperti yang ditargetkan oleh UIN Surakarta.

“Alhamdulillah, terima kasih kepada seluruh pimpinan dan stakeholder yang sudah hadir dalam kegiatan kali ini. Semoga acara ini nantinya bisa menjadi langkah awal menuju unggul internasional, seperti yang sudah menjadi target kita bersama di UIN Surakarta,” ucap Karo.
Kegiatan ini juga langsung dibuka oleh Rektor UIN Surakarta, Prof. H. Toto Suharto, sekaligus memberikan arah kebijakan kampus pada tahun 2026. Ia menekankan dua hal dalam seluruh program kerja yang akan dilaksanakan tahun ini, yaitu perjanjian kinerja dan kontrak kinerja Badan Layanan Umum (BLU). Dua hal ini perlu diperhatikan oleh seluruh sivitas akademika UIN Surakarta agar target-target yang sudah ditetapkan bersama bisa tercapai dengan maksimal.

“Ada dua hal yang perlu saya tekankan dalam kegiatan sinkronisasi kali ini, yaitu perjanjian kinerja dan kontrak kinerja BLU. Dua hal ini tentu perlu diperhatikan dan sangat penting bagi kita selaku sivitas akademika UIN Surakarta. Jadi, nanti kalau kita mau mengadakan kegiatan dan menghasilkan karya, harus berdasarkan dua hal tersebut. Tujuannya untuk apa? Agar target-target kita bisa tercapai,” pungkasnya. (Editor: Zaki) Foto: Zaki/Mastr