Loading...

UIN Surakarta Jadi PTKIN Pertama di Indonesia yang Launching Aplikasi Satu Wakaf

12 September 2025 19:30 WIB 247
Baca

UIN SURAKARTA – Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta (UIN Surakarta) kembali menorehkan sejarah dalam acara Puncak Dies Natalis ke-33 yang digelar di Gedung Graha pada Jumat (12/9/2025). Selain merayakan ulang tahun kampus, UIN Surakarta juga melakukan launching aplikasi Satu Wakaf yang akan digunakan khusus oleh sivitas akademika mereka. Kegiatan launching tersebut bahkan langsung disaksikan oleh Sekretaris Badan Wakaf Indonesia (BWI), H. Anas Nasikhin, M.Si., yang hadir sebagai tamu undangan.

Dalam kehadirannya itu, Anas ikut memberikan sekilas materi tentang wakaf kepada sivitas akademika UIN Surakarta. Ia menyinggung soal pentingnya dana wakaf untuk pengembangan pendidikan di Indonesia, khususnya di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Menurutnya, adanya dana abadi pendidikan lewat wakaf akan sangat membantu dalam proses penyelenggaraan pendidikan tinggi. Oleh karena itu, gerakan wakaf yang digawangi oleh UIN Surakarta menjadi sinyal positif bagi pendidikan Indonesia.

“Pendidikan itu adalah hal yang sangat penting dan krusial bagi bangsa ini. Oleh karena itu, adanya dana abadi pendidikan itu adalah hal yang sangat penting. Gerakan wakaf seperti yang dilakukan oleh UIN Surakarta lewat aplikasi Satu Wakaf ini merupakan inisiasi hebat yang perlu ditiru oleh kampus-kampus lain,” ucapnya.

Selain itu, Anas memuji UIN Surakarta yang mau memulai langkah sebagai PTKIN pertama yang meluncurkan gerakan wakaf bersama lewat aplikasi Satu Wakaf ini. Ia berharap agar inovasi UIN Surakarta ini menjadi contoh bagi kampus-kampus lain untuk mengambil langkah serupa. Terlebih lagi, perguruan tinggi menjadi jantung utama dalam perkembangan dan kemajuan pendidikan di Indonesia.

“Saya mengucapkan selamat sekaligus berterima kasih karena UIN Surakarta menjadi PTKIN pertama yang melakukan gerakan wakaf bersama dengan melakukan launching aplikasi Satu Wakaf. Semoga inisiatif ini bisa menjadi contoh dan ditiru oleh kampus-kampus lain di Indonesia, khususnya PTKIN yang menjadi pusat pendidikan Islam di Indonesia,” ujar Anas. (Zaki/Humas) Foto: Humas/Istimewa