
UIN SURAKARTA – Keberdampakan kepada masyarakat terus berusaha diwujudkan oleh Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta (UIN Surakarta). Lewat berbagai kegiatan, UIN Surakarta ingin terus menebar manfaat kepada masyarakat. Kali ini, UIN Surakarta menggelar kegiatan Pengembangan Kurikulum Lembaga Pendidikan Al-Qur’an (LPAQ) Tahun 2026. Kegiatan ini diinisiasi oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Surakarta. Acara ini berlangsung di Aula Sambernyowo Gedung Lembaga Lantai 2 pada Kamis (23/4/2026). Sebanyak 78 pengelola TPA—TPQ, Madrasah Diniyah, dan LPAQ se-Soloraya hadir sebagai peserta dalam kegiatan ini.
Ketua LPPM UIN Surakarta, Prof. Muhammad Latif Fauzi, menyampaikan ucapan terima kasih dan selamat datang kepada seluruh peserta serta narasumber yang berkenan untuk meramaikan kegiatan ini. Ia berharap semoga kegiatan ini bisa berjalan dengan lancar dan benar-benar memberikan manfaat yang luas kepada masyarakat. “Saya ucapkan terima kasih dan selamat datang kepada para peserta serta narasumber yang sudah berkenan hadir. Semoga acara ini benar-benar bermanfaat,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama (WR III), Dr. Abdulloh Faishol, yang hadir untuk membuka acara juga sempat memberikan sambutan. Ia mendukung penuh kegiatan-kegiatan serupa seperti ini. Menurutnya, pengembangan kurikulum untuk LPAQ dan sejenisnya memang perlu dilakukan agar pengajaran Al-Qur’an bisa bertahan di tengah badai kemajuan zaman.

“Tentu kegiatan seperti ini akan selalu didukung oleh kampus sebagai institusi pendidikan keagamaan. Terlebih lagi, di tengah badai kemajuan zaman seperti ini, pengajaran Al-Qur’an perlu terus dipertajam. Selain itu, ini juga bentuk amaliyah kita mengamalkan apa yang disabdakan oleh Rasulullah SAW, ‘Khairukum man ta’allamal Qur’ana wa ‘allamahu’, sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya,” ucap WR III.
LPPM UIN Surakarta menghadirkan dua narasumber dalam kegiatan ini. Dua narasumber tersebut adalah KH. Ahmad Nashih, M.Ag. yang merupakan Mudir Ma’had Aly Ma'had Aly Yanbu'ul Qur'an Kudus dan Dr. Sahal Mahfudh yang merupakan salah satu dosen di institut pesantren di Pati. Materi yang diajarkan, antara lain tentang penguatan manajemen kurikulum, metodologi pengajaran Al-Qur’an, serta pentingnya kesinambungan sanad dan kualitas pembelajaran. (Editor: Zaki) Foto: Zaki/Istimewa
DWP UIN Surakarta Matangkan Program 2026, Perkuat Pemberdayaan dan Kemanusiaan
3 hari yang lalu - Umum