Loading...

UIN Surakarta Gelar ICIES 2025, WR II Soroti 3 Hal Penting

23 September 2025 09:08 WIB 197
Baca

UIN SURAKARTA – Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta (UIN Surakarta) kembali menggelar acara bertaraf internasional. Kegiatan yang digelar oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Surakarta kali ini bertajuk The 5th International Conference on Islamic Economics Studies (ICIES 2025). Dengan mengangkat tema "Islamic Economic and Sustainability Pertaining to Resilient and Global Economic Era", kegiatan ini dibuka oleh Wakil Rektor II Bidang Administrasi, Umum, Perencanaan, dan Keuangan, Dr. Raden Lukman Fauroni, yang sekaligus memberikan sekilas sambutan sebelum memulai acara ICIES 2025.

Dr. Lukman menyoroti tiga hal penting dalam sambutannya. Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah UIN Surakarta harus bisa semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan bangsa, khususnya dalam hal keuangan dan ekonomi syariah. Lalu, hal selanjutnya adalah diperlukan adanya kolaborasi antara pihak akademisi dan praktisi untuk menjawab tantangan ekonomi syariah yang ada saat ini. Yang terakhir, WR II juga menekankan pentingnya riset terkait ekonomi sirkuler yang didukung oleh berbagai pihak, termasuk pemerintah dan stakeholder.

“Ada tiga hal penting yang harus ditekankan dalam acara kali ini. Pertama, UIN Surakarta harus bisa semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan bangsa, khususnya dalam hal keuangan dan ekonomi syariah. Lalu, perlu ada juga kolaborasi antara akademisi dan praktisi untuk menjawab tantangan zaman yang saat ini ada. Dan jangan lupa juga, riset soal ekonomi sirkuler itu sangat penting. Apalagi kalau didukung oleh pemerintah dan stakeholder,” ucap Dr. Lukman.

ICIES 2025 kali ini ikut menghadirkan pembicara-pembicara dari luar negeri, yaitu Prof. Min Teah dari Curtin University, Australia dan Prof. Mustofa Dasuki Kasbah dari Al Azhar University, Mesir. Selain itu, hadir pula Direktur Komiter Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Prof. Sutan Emir Hidayat, yang turut menjelaskan mengenai perkembangan ekonomi serta keuangan syariah di Indonesia. (Zaki/Humas) Foto: Rzk/Zai