UINSURAKARTA- Kemenag ASRI (Aman, Sehat, Rindang, Indah) menjadi ekselensi dari program yang dicanangkan oleh Kementerian Agama RI selama ini. Memang yang membedakan adalah ekselensinya", ucap Rektor. Termasuk dari intelektual muslim yang dihasilkan oleh UIN Surakarta ini, salah satunya dari Fakultas Tarbiyah ini", imbuhnya., Seperti tema yang diangkat oleh Fakultas FATA, Rektor UIN Surakarta selalu mengingatkan alumni untuk menjadi "Transformasi Pendidik, Pilar Peradaban Indonesia baru". Bisa jadi imam, khotbah dan bisa ngaji, meskipun itu juga masih bisa berprestasi, dan berpacu dengan akademisi lain", pungkasnya saat Pelepasan Wisuda ke-61, di Hotel Multazam, Surakarta, Rabu, (22/04/2026). Itulah beberapa point yang ditekankan oleh Rektor UIN Surakarta, Prof. Dr. H. Toto Suharto, M.Ag., dihadapan 84 mahasiswa, lulusan terbaik dari Fakultas Tarbiyah yang ia lepas dengan bangga hari ini., Surakarta, Rabu, (22/04/2026).
Gambar: Foto seorang wisudawati ditengah-tengah wisudawan/ti lain yang telah menyelesaikan kuliahnya. Surakarta, Rabu, (22/04/2026).
Gambar: Foto Rektor UIN Surakarta menyerahkan ijazah kepada seorang wisudawati di Hotel Multazam.,Surakarta, Rabu, (22/04/2026).
Intelektual muslim itu mempunyai ekselensi yang berbeda dengan intelektual lain. Transformasi Pendidik adalah pilar utama., untuk itu para alumni juga harus bisa memahami betul tujuan transformasi pendidik ini", ucapnya. Selain menjadi pendidik, alumni juga harus terus membuka diri dalam segala perubahan. Bahkan menjadi teladan untuk pendidik-pendidik lain. Fakultas Tarbiyah kan sudah terkenal sebagai produsen dari seorang pendidik, tapi para lulusan ini bisa berjuang lagi untuk bisa kuliah S2 atau S3". Contohnya harus bisa memanfaatkan program beasiswa yang dikeluarkan oleh pemerintah, ini adalah sebuah cara berjuang dengan tinta", pungkasnya.
Sempat mengutip beberapa kisah Rosulullah SAW, Rektor Prof. Toto, mengatakan bahwa perjuangan Rasulullah SAW dalam menegakkan Islam-pun adalah bentuk jihad yang komprehensif yang melibatkan tenaga (fisik), akal (strategi), dan tinta (pendidikan/dakwah). Untuk itu, mahasiswa selain lulus dan bekerja (tenaga) ada pula yang terus menggunakan tinta untuk melanjutkan studinya", pesan ia. (Editor: Nug/Dand) Foto: Nug/Dand/Gus
UIN Surakarta Borong Tiga Penghargaan pada Arjuna Awards KPPN Surakarta 2026
Kemarin - Prestasi