
UIN SURAKARTA – Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta (UIN Surakarta) kembali menerima tamu penting dari pusat. Kali ini, UIN Surakarta kedatangan tamu dari Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dalam rangka Kunjungan Kerja Reses Masa Reses Persidangan III Tahun Sidang 2025-2026. Kedatangan Komisi VIII DPR RI diterima langsung oleh jajaran pimpinan UIN Surakarta di Ruang Sidang Utama Lt. 1 Gd. Rektorat pada Sabtu (21/2/2026).
Rektor UIN Surakarta, Prof. H. Toto Suharto, menjadi pembicara pertama sekaligus menyambut kedatangan pimpinan dan para anggota Komisi VIII DPR RI. Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan kepada Komisi VIII DPR RI yang berkenan untuk mengunjungi UIN Surakarta. Ia berharap agar kunjungan kerja ini menjadi awal terjalinnya silaturahmi antara daerah dan pusat agar semakin terjalin lebih dekat lagi.

“Selamat datang dan terima kasih kepada Bapak dan Ibu pimpinan serta anggota Komisi VIII DPR RI yang sudah berkenan hadir di UIN Surakarta. Kami sangat senang karena UIN Surakarta mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi langsung dengan Bapak dan Ibu di sini. Semoga ini menjadi awal silaturahmi terjalinnya antara pusat dan daerah lebih dekat lagi,” ucapnya.
Selain itu, Rektor juga memperkenalkan Panca Amanat LURIK yang menjadi pondasi tata kelola UIN Surakarta selama ini. Ia menyampaikan singkatan LURIK adalah Loyal, Unggul, Responsif, Inovatif, dan Kolaboratif kepada seluruh anggota dewan yang hadir. Prof. H. Toto juga memperkenalkan berbagai capaian yang sudah berhasil diraih oleh UIN Surakarta berkat menerapkan Panca Amanat LURIK dengan seksama.

“Kami ingin sekaligus memperkenalkan Panca Amanat LURIK sebagai pondasi tata kelola kampus kami kepada Bapak dan Ibu yang hadir di sini. LURIK di sini adalah Loyal, Unggul, Responsif, Inovatif, dan Kolaboratif. Dengan Panca Amanat LURIK ini, seluruh sivitas akademika berhasil memberikan upaya maksimal untuk mencapai berbagai prestasi yang saya sampaikan dalam kesempatan ini,” ujar Rektor.
Setelah penyampaian sambutan dan pengenalan LURIK, acara kemudian dilanjutkan dengan proses diskusi dengan seluruh anggota Komisi VIII DPR RI yang hadir dalam kegiatan kali ini. Proses diskusi berlangsung dengan antusias dan membahas mengenai berbagai permasalahan serta isu yang berkaitan dengan pengelolaan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang efektif dan efisien. UIN Surakarta juga berkesempatan untuk menyampaikan aspirasi kepada Komisi VIII DPR RI. (Editor: Zaki) Foto: Zaki/Deddy/Mastr/Nug/Ang