
UIN SURAKARTA – Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta (UIN Surakarta) tidak lelah untuk terus menjalin kolaborasi dengan kampus lain di Indonesia. Kali ini, UIN Surakarta mendapatkan kunjungan benchmarking dari kampus yang berasal dari Pare-Pare. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka berbagi pengetahuan dan pengalaman antara kedua kampus. Kedatangan para tamu langsung disambut hangat oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan (WR I), Dr. Zainul Abas, di Ruang Sidang Utama Gedung Rektorat Lt.1 pada Rabu (26/11/2025).
Dr. Abas mengaku sangat senang dengan kedatangan tamu dari Pare-Pare ini. Ia merasa bahwa kunjungan seperti ini memang harus sering dilakukan untuk memperkuat kolaborasi dan sinergi antarkampus. Selain itu, ia juga membagikan pengalaman berharga yang dialami oleh UIN Surakarta selama beralih status dari IAIN menuju UIN. WR I berharap agar pengalaman berharga yang disampaikan bisa bermanfaat dan memberikan inspirasi kepada para tamu untuk memperkuat kelembagaan kampus mereka.

“Selamat datang kepada seluruh rekan-rekan yang sudah jauh-jauh dari Pare-Pare untuk bertamu ke UIN Surakarta. Kami menyambut kedatangan rekan-rekan di sini dengan sangat hangat. Semoga kegiatan ini bisa memperkuat kolaborasi dan sinergi kita. Selain itu, dengan status UIN Surakarta yang baru didapatkan pada 2021 lalu, tentu ini akan menjadi acara yang menarik. Meski termasuk anak baru, kami tentu akan membagikan pengalaman kami beralih dari IAIN menuju UIN yang sudah hampir menginjak tahun kelima,” ucapnya.
WR I juga sempat menceritakan tentang sosok yang menginspirasi nama UIN Surakarta, yaitu Raden Mas Said. Keberanian dan kepahlawanan Raden Mas Said disebut-sebut menjadi inspirasi mengapa nama sang pahlawan digunakan sebagai nama kampus. “Raden Mas Said tentu sangat menginspirasi kami sehingga kami mengambil nama tokoh ini. Selain dikenal sebagai Raden Mas Said, beliau juga dikenal sebagai Mangkunagoro I dan Pangeran Sambernyowo. Julukan Sambernyowo itu sendiri dilekatkan karena keberaniannya yang luar biasa. Sifat-sifat positif inilah yang ingin kami contoh sebagai sebuah institusi pendidikan,” ucap Dr. Abas. (Zaki/3S/Humas) Foto: Ang/Mastr