Loading...

Tentang SPEAKS, Ini Kata Dosen UIN Surakarta

14 Agustus 2025 12:01 WIB 254
Baca

UIN SURAKARTA – Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta (UIN Surakarta) terus menunjukkan komitmen untuk mewujudkan kampus yang aman dan ramah untuk seluruh kalangan. Salah satunya adalah dengan membangun aplikasi Sistem Pelaporan dan Pencegahan Kekerasan Seksual (SPEAKS). Aplikasi SPEAKS ini adalah penerapan dari hasil penelitian yang diketuai oleh dosen UIN Surakarta, Dr. Fathan. Penelitian ini mendapatkan pendanaan langsung dari program Ministry of Religious Affairs The Awakened Indonesia Research Funds Program (MoRA The AIR Funds Program).

Dr. Fathan menyampaikan bahwa penelitian ini nantinya akan dipertanggungjawabkan sebagai bentuk implementasi pendanaan oleh MoRA The AIR Funds Program. Dosen Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) itu berharap agar aplikasi SPEAKS ini nantinya mampu menjadi wadah pencegahan kekerasan seksual di lingkungan kampus, khususnya Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di seluruh Indonesia.

“Aplikasi SPEAKS ini merupakan proyek yang saya pimpin dan dikembangkan untuk membantu adanya pencegahan kekerasan seksual di kampus. Siapa pun yang menjadi korban nantinya bisa menyampaikan laporan secara terpusat kepada sistem yang tengah kami kembangkan ini. Dengan demikian, penanganan kasus kekerasan seksual bisa ditangani lebih cepat dan terpusat lewat aplikasi SPEAKS yang kami kembangkan ini,” ucapnya.

SPEAKS nantinya tidak hanya diterapkan di UIN Surakarta, tetapi juga akan digunakan di seluruh PTKIN. Korban yang akan melaporkan kejadian kekerasan seksual yang menimpanya bisa mengirimkan rincian kasus dan berbagai bukti untuk mendukung laporan tersebut. Nantinya, pihak Satgas PPKS akan memproses laporan tersebut berdasarkan rincian dan bukti yang ada. Jika tidak ada bukti, maka Satgas PPKS tidak bisa memproses laporan tersebut. Meski demikian, aplikasi SPEAKS ini masih dalam proses pengembangan untuk terus disempurnakan. Nantinya, SPEAKS akan diluncurkan secara resmi setelah mendapat penyempurnaan lebih lanjut. (Zaki/Humas) Foto: Zaki/Mastr