
UIN SURAKARTA – Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta (UIN Surakarta) melanjutkan kegiatan yang merupakan rangkaian dari Dies Natalis ke-33. Kali ini, UIN Surakarta menggelar Kuliah Umum Internasional dan Sapa Mahasiswa Baru Program Studi (Prodi) Pendidikan Agama Islam (PAI) yang digelar oleh Fakultas Ilmu Tarbiyah (FIT). Acara ini digelar di Aula Lt. 3 Gd. Rektorat UIN Surakarta pada Senin (8/9/2025). Dalam acara ini, Dekan FIT, Prof. H. Fauzi Muharom, ikut memberikan sambutan kepada para maba Prodi PAI UIN Surakarta.
Dalam sambutannya, Prof. Fauzi menyampaikan bahwa para maba Prodi PAI harus benar-benar serius dalam berkuliah. Selain serius berkuliah, ia juga meminta kepada para maba untuk menyalurkan minat dan bakat mereka di luar bidang akademik dengan mengikuti Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) atau lomba-lomba lainnya. “Teruslah kembangkan minat dan bakat kalian di bidang apa pun. Kuliah yang serius dan raih prestasi untuk membanggakan nama UIN Surakarta,” ucapnya.

Sementara itu, narasumber yang hadir dalam acara ini adalah Dr. Hakiman dan tamu dari Bangladesh, yaitu Mahmudulhasan Faruky, M.A., Mss., yang berasal dari Islamic Arabic University (IAU) Bangladesh. Dalam pemaparannya, Hasan menyampaikan tentang Pendidikan Agama Islam Multikultural. Ia mengangkat contoh beragamnya kultur yang ada di Indonesia saat ini, khususnya di Surakarta. Menurutnya, Pendidikan Agama Islam perlu disesuaikan dengan budaya dan kondisi masyarakat setempat. Dengan demikian, misi Islam sebagai agama rahmatan lil’alamiin bisa tetap tercapai.
“Indonesia ini kan terdiri dari banyak etnis dan budaya. Oleh karena itu, Pendidikan Agama Islam perlu kita upayakan agar bisa sesuai dengan konsep multikulturalisme yang ada di masyarakat Indonesia. Hal ini sebenarnya sama seperti ketika Rasulullah memerintah Madinah yang terdiri atas berbagai etnis dan suku bangsa. Dengan demikian, Islam sebagai rahmat semesta alam ini bisa tersampaikan dengan baik kepada seluruh lapisan masyarakat,” kata Hasan. (Zaki/Humas) Foto: Zaki/Groho