
UIN SURAKARTA - Rangkaian kegiatan dalam rangka dies natalis ke-33 yang digelar Minggu pagi ini (21/9/2025) di halaman Gedung SBSN UIN Surakarta komplek kampus Pucangan Kartasura menjadi semakin kental dengan budaya daerah. Tampil di hadapan seluruh hadirin dan tamu undangan, UKM Tari UIN Surakarta memukau dengan menampilkan lakon Kasih Ibu Pertiwi. Panggung megah yang disiapkan oleh panitia nampak dikuasai oleh para penari dengan eloknya.
Membawakan lakon kasih ibu pertiwi, sangat sejalan dengan program ekoteologi yang saat ini digencarkan oleh Kementerian Agama RI sebagai salah satu program prioritas Menteri Agama. Seluruh penari tampil sangat kompak dari mulai kostum hingga detil gerakannya. Tak urung hal tersebut mengundang decak kagum dan pujian dari seluruh penonton yang terdiri dari Rektor dan para Wakil Rektor, para Dekan, para pejabat struktural dan fungsional, serta para mitra kampus lainnya baik dari dunia perbankan maupun mitra lainnya.
Tentu saja tepuk tangan dan pujian yang diberikan oleh seluruh penonton membersit rasa bangga bukan hanya pada UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) Tari, akan tetapi juga para pimpinan kampus. Berada di dalam binaannya, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Alumni dan Kerjasama Dr. Abdulloh Faishol memberikan sedikit komentarnya kepada tim media yang meliput kegiatan pada hari ini. "Konsistensi dalam latihan dan penghayatan yang dilakukan para penari menjadikan tampilan UKM Tari di setiap kesempatan selalu mengundang pujian" kata WR III yang akrab dengan panggilan Abah ini. Dirinya juga menambahkan bahwa adanya UKM Tari adalah bagian dari pembinaan kepada mahasiswa dalam hal seni tradisional khususnya tari.

Mengamini apa yang disampaikan oleh WR III tersebut, Rektor Prof. Toto Suharto menyatakan bahwa Program Glokalisasi yang merupakan program besar di era sekarang ini menempatkan segala keunikan di lokal akan menjadi bagian yang diglobal-kan. "Secara mudahnya, glokalisasi adalah melokalkan yang global dan mengglobalkan yang lokal." "Apa yang ditampilkan oleh para mahasiswa yang menari di sini tentunya akan membuat UIN Surakarta semakin bangga dan hal tersebut akan bisa menjadi catatan kontribusi dalam rangka cita-cita menuju kampus yang unggul internasional" pungkas Prof. Toto. (Tris/Humas) Foto : Mastr/Nug/Angga