Loading...

Sosialisasi Keimigrasian Bagi Mahasiswa Asing dan Eazy Passport

3 Agustus 2022 00:00 WIB 103
Baca

SINAR-International Office UIN Raden Mas Said Surakarta mengadakan kegiatan Sosialisasi Keimigrasian bagi mahasiswa asing yang diselenggarakan pada Rabu, (3/8). Peserta kegiatan ini adalah para mahasiswa asing UIN Raden Mas Surakarta serta para dosen dan tenaga kependidikan yang terkait dengan layanan mahasiswa asing bertempat di Aula Lantai 3 Gedung Rektorat. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Jimmy Limou, S.Kom., Sri Marhaeni Yuli Astuti, S.H., dan RR Karlyn Ambarwati, S.E. dari Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor III UIN Raden Mas Said Surakarta, Prof. Dr. KH. Syamsul Bakri, M.Ag., menyatakan bahwa dalam rangka visi internasionalisasi kampus, UIN Raden Mas Said Surakarta menjalankan dua program utama. Program pertama adalah melakukan rekrutmen mahasiswa asing dengan memberi tawaran beasiswa penuh hingga selesai maupun beasiswa UKT 0. Secara berbarengan, UIN Raden Mas Said Surakarta juga keluar untuk menjalin kerjasama dengan berbagai lembaga di luar negeri untuk pelaksanaan Tri Dharma Pendidikan.

Kegiatan sosialisasi keimigrasian ini, menurut Prof. Syamsul Bakri, adalah untuk menunjang program yang pertama agar para mahasiswa asing memiliki pemahaman tentang aturan-aturan yang harus dipatuhi untuk masuk dan tinggal di wilayah Indonesia.

Bersamaan dengan kegiatan ini juga diselenggarakan pembuatan paspor massal melalui program Eazy Passport dari Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta. Sebanyak kurang lebih 15 orang petugas imigrasi diterjunkan langsung untuk jemput bola melayani pembuatan paspor bagi keluarga besar UIN Raden Mas Said Surakarta.

Menurut Kepala International Office UIN Raden Mas Said Surakarta Zaenal Muttaqin, Ph.D, kegiatan ini rutin diselenggarakan sejak tahun 2021 untuk memberi kemudahan bagi civitas akademika UIN Raden Mas Said Surakarta untuk membuat paspor. Memiliki paspor adalah langkah awal yang sederhana bagi implementasi visi internasionalisasi UIN Raden Mas Said Surakarta. (Nug/Humas)