Loading...

Silaturahmi Dengan Ponpes Se-Solo Raya, Dirjen Pendis Didampingi UIN Surakarta

14 Februari 2026 16:00 WIB 113
Baca

UIN SURAKARTA - Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta (UIN Surakarta) mendampingi Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Amin Suyitno, M.Ag., dalam rangkaian kunjungan kerja ke beberapa madrasah dan pondok pesantren (ponpes) di Soloraya. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya penguatan mutu pendidikan Islam, baik di madrasah maupun pesantren, serta mempererat sinergi antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama.

Dirjen Pendis sempat meninjau langsung proses seleksi peserta didik sekaligus memberikan motivasi kepada para peserta ujian di salah satu madrasah yang dikunjungi. Ia menekankan pentingnya integritas dan karakter dalam menempuh pendidikan. Dalam pesannya, beliau menyampaikan, “Kalian adalah calon pemimpin masa depan. Madrasah ini merupakan wadah untuk membentuk generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) serta kokoh dalam keimanan dan ketakwaan (IMTAK). Kerjakan ujian ini dengan jujur, karena karakter mulia adalah modal utama dalam membangun bangsa.”

Pesan tersebut disampaikan untuk menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan semangat berprestasi sejak dini. Melalui kehadirannya, UIN Surakarta menunjukkan komitmen dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan madrasah yang unggul dan berdaya saing.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan di Pondok Pesantren Daarul Qur’an Surakarta. Dalam kesempatan tersebut, Dirjen Pendis menghadiri Peletakan Batu Pertama (Ground Breaking) Islamic Elementary School Daarul Qur’an School (DQS) serta Pertemuan Silaturahmi dan Pengarahan Keagamaan Menteri Agama RI bersama pesantren se-Jawa Tengah. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Soft Launching Markaz Lughoh dan Program Daarul Qur’an Al Azhary sebagai bentuk kerja sama antara Universitas Al Azhar Kairo Mesir dengan Pesantren Daarul Qur’an.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Dewan Pembina Yayasan Halim Rahman Hafidz, H. Yulianto, MM, Syekh dari Universitas Al Azhar, Ketua Yayasan Daarul Qur’an Surakarta, Drs. H. Muhammad Adib Aji Putra, MM, Kepala Biro AUPK UIN Surakarta, Dr. Musta’in Ahmad, Ketua Baznas Kabupaten Karanganyar, K.H. Ahmad Hafidzi, Kepala Kantor Kemenag Surakarta, Ahmad Ulin Nur Hafsun, M.Pd.I, Ketua FKPP se-Soloraya, Tokoh ulama dan masyarakat, Warga Malangjiwan, Colomadu

Dalam sambutan sekaligus pembukaannya di Daarul Qur’an Surakarta, Prof. Amin Suyitno menekankan bahwa rukun Islam kelima memiliki dimensi ekonomi yang kuat, sehingga penting membangun relasi dan mendorong perkembangan umat. Beliau juga mengapresiasi para hafidz dan hafidzah sebagai prestasi luar biasa. “Orang yang ahli Al-Qur’an itu luar biasa,” ujarnya. 

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tugas pondok pesantren bukan hanya mencetak generasi cerdas, tetapi juga menanamkan lughah (bahasa) dan akhlak. Sejalan dengan itu, Kementerian Agama mengembangkan “kurikulum cinta” sebagai landasan pembentukan karakter.

Ia menambahkan bahwa Allah menakdirkan kampus dan pondok sebagai ruang yang sarat nilai Asmaul Husna untuk menebarkan cinta, baik cinta kepada sesama maupun cinta kepada lingkungan melalui konsep ekoteologi dengan penerapan fikih lingkungan dan fikih sosial. Dirjen Pendis berharap Pondok Daarul Qur’an yang terus berkembang dapat semakin memberi manfaat luas bagi umat, bangsa, dan negara, sekaligus menjadi pusat pendidikan Islam yang unggul dan berkarakter. (Editor: Deddy) Foto:Deddy/Dandy