Loading...

Siapkan Lulusan Berdaya Saing, UIN Surakarta Gelar Pembekalan Sertifikasi Kompetensi Mahasiswa

7 April 2026 21:22 WIB 21
Baca

UIN SURAKARTA – Fakultas Adab dan Bahasa (FAB) Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta (UIN Surakarta) mengambil langkah konkret dalam mempersiapkan lulusannya menghadapi persaingan dunia kerja. Pada Selasa (7/4/2026), sebanyak kurang lebih 100 mahasiswa mengikuti kegiatan Pembekalan Sertifikasi Kompetensi yang digelar di Aula Yosodipuro. Mengusung semangat "Dengan Sertifikasi Kompetensi, Mahasiswa Fakultas Adab dan Bahasa Semakin Pasti Dalam Meraih Mimpi", kegiatan ini menghadirkan dua narasumber berpengalaman: Dr. Layyin Mahfiana, S.H., M.Hum. dari UPT Pengembangan Karir UIN Raden Mas Said Surakarta, serta Dr. Fadilah Umar, S.Pd., M.Or., AIFO-P. dari Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta.

Membuka kegiatan, Dekan FAB Prof. Dr. Imam Makruf, S.Ag., M.Pd. menegaskan bahwa program sertifikasi kompetensi bukan sekadar pelengkap, melainkan agenda strategis yang sudah lama dirancang dan selaras dengan amanat Permendikbudristek Nomor 50 Tahun 2024. Menurutnya, ada empat dokumen penting yang idealnya dimiliki setiap lulusan perguruan tinggi: ijazah, transkrip nilai, Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI), dan sertifikat kompetensi. Keempat dokumen ini saling melengkapi. Ijazah membuktikan kelulusan, transkrip mencerminkan capaian akademik, SKPI merekam jejak aktivitas dan prestasi non-akademik, sementara sertifikat kompetensi menjadi bukti nyata keahlian profesional yang diakui secara nasional.

Prof. Imam Makruf mengingatkan bahwa di tengah dunia kerja yang kian selektif, ketiga dokumen pertama saja belum cukup meyakinkan pemberi kerja. Sertifikat kompetensi yang diterbitkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) di bawah naungan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) hadir sebagai jawaban atas tuntutan tersebut, memvalidasi bahwa seorang lulusan tidak hanya lulus kuliah, tetapi benar-benar siap bekerja. Sebagai bentuk dukungan nyata, FAB juga berencana memberikan bantuan pembiayaan sertifikasi bagi sejumlah mahasiswa, menjalankan program ini secara rutin setiap tahun, serta memberikan apresiasi khusus kepada lulusan yang telah mengantongi sertifikat kompetensi.

Dr. Fadilah Umar dalam paparannya menekankan bahwa sertifikasi kompetensi adalah jembatan antara potensi mahasiswa dan kepercayaan dunia profesional. Mimpi besar perlu dibuktikan dengan capaian yang terukur dan teruji, dan itulah fungsi sertifikasi. Ia menjelaskan bahwa mahasiswa pada umumnya sudah memiliki dua modal utama, yakni prestasi akademik dan pengalaman berorganisasi. Namun, keduanya perlu diperkuat dengan sertifikasi yang membuktikan bahwa kemampuan tersebut memenuhi standar kerja yang berlaku. Dengan kata lain, ijazah menggambarkan proses belajar, sedangkan sertifikasi menunjukkan kesiapan untuk menjalankan peran profesional secara konkret.

Dr. Fadilah juga menegaskan bahwa kompetensi sejati merupakan perpaduan antara pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja. Dunia kerja masa kini tidak hanya mencari orang yang tahu, tetapi yang benar-benar mampu, dan sertifikasi hadir untuk memvalidasi ketiganya secara sistematis di mata industri. Bagi mahasiswa FAB, peluang ini terbuka lebar. Berbagai potensi unggulan di bidang bahasa, literasi, komunikasi, sejarah, dan pengelolaan informasi dapat diarahkan ke beragam skema sertifikasi, mulai dari penerjemahan, penulisan dan penyuntingan, perpustakaan, media digital, komunikasi publik, hingga diplomasi budaya.

Dalam mempersiapkan diri, mahasiswa dianjurkan memahami alur sertifikasi secara menyeluruh, mulai dari pemilihan skema, pendaftaran, asesmen mandiri, penyusunan portofolio, uji kompetensi, hingga penetapan hasil. Kunci suksesnya terletak pada kesiapan bukti kompetensi yang relevan, seperti karya tulis, hasil terjemahan, video presentasi, proyek, maupun konten digital yang dihasilkan selama masa studi. Dr. Layyin Mahfiana turut memaparkan peran strategis LSP UIN Raden Mas Said Surakarta sebagai lembaga sertifikasi pihak pertama yang berkomitmen mencetak lulusan kompeten dan berdaya saing di level nasional maupun internasional.

Saat ini, LSP UIN Raden Mas Said telah menyediakan berbagai skema sertifikasi yang relevan dengan bidang keilmuan mahasiswa FAB, antara lain: fasilitator pemberdayaan masyarakat, penyelia halal, staf administrasi SDM, perancangan strategi dan metode pembelajaran, pembuatan konten, penyuntingan naskah buku, komunikasi kehumasan, serta perencanaan pengadaan barang dan jasa.

Setiap skema memiliki persyaratan tersendiri, mencakup rekomendasi program studi, pengalaman praktik kerja lapangan atau magang, serta pelatihan berbasis kompetensi. Terdapat pula ketentuan khusus mengenai kesesuaian program studi dan minimal semester yang harus ditempuh sebelum mahasiswa dapat mengikuti proses sertifikasi. Melalui kegiatan pembekalan ini, FAB UIN Raden Mas Said Surakarta menegaskan komitmennya dalam melahirkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga siap dan terbukti kompeten di dunia kerja. (Editor: Zaki) Foto: Istimewa