Loading...

Seminar Kearsipan UIN Surakarta Bahas Integrasi Arsip dan Literasi Informasi di Perpustakaan

2 April 2026 18:15 WIB 23
Baca

UIN SURAKARTA – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam Fakultas Adab dan Bahasa Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta (UIN Surakarta) berhasil menyelenggarakan Seminar Kearsipan bertema “Integrasi Arsip dan Literasi Informasi dalam Pelayanan Perpustakaan” pada Kamis (2/4/2026). Kegiatan ini berlangsung di Aula Yosodipuro lantai 4 dan diikuti oleh dosen serta mahasiswa dari Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam. Seminar menghadirkan Riki Irawan, S.Hum., sebagai narasumber utama yang memberikan pemaparan terkait pengelolaan arsip di era modern.

Dekan Fakultas Adab dan Bahasa, Prof. Dr. Imam Makruf, S.Ag., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap seminar ini tidak hanya menambah wawasan peserta, tetapi juga mendorong pola pikir yang lebih kritis dan responsif terhadap perkembangan zaman. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ruang diskusi yang produktif serta melahirkan gagasan baru yang memperkuat kontribusi keilmuan di bidang perpustakaan dan kearsipan.

Dalam sesi materi, Riki Irawan menjelaskan bahwa arsip, perpustakaan, dan literasi informasi merupakan tiga komponen yang saling terkait dalam pengelolaan informasi, khususnya di era digital. Arsip berfungsi sebagai sumber data autentik, perpustakaan sebagai pusat pengelolaan dan penyedia informasi, sedangkan literasi informasi menjadi kemampuan penting bagi individu dalam mengakses, memahami, dan memanfaatkan informasi secara tepat.

Ia juga menekankan bahwa dukungan teknologi, seperti digitalisasi dan sistem informasi, mempermudah masyarakat dalam memperoleh informasi yang valid dan terpercaya. Peran pustakawan dan arsiparis dinilai sangat penting dalam memastikan informasi dikelola secara optimal dan digunakan secara bertanggung jawab. Melalui integrasi ketiga aspek tersebut, diharapkan kualitas pengetahuan masyarakat dapat meningkat, kemampuan berpikir kritis semakin berkembang, serta proses pembelajaran dan pengambilan keputusan dapat dilakukan secara lebih efektif. (Editor: Zaki) Foto: Istimewa