Loading...

Sambut Ramadan Penuh Berkah, UIN Surakarta Gelar Grand Opening Ramadan bil-Sa’id 1447 H

12 Februari 2026 16:00 WIB 193
Baca

UIN SURAKARTA – Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta secara resmi menggelar Grand Opening Ramadan bil-Sa’id 1447 H di Masjid Ibadurrahman pada Kamis (12/2/2026) dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan. Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya rangkaian program Ramadan yang akan diisi dengan berbagai aktivitas ibadah dan penguatan keilmuan.

Acara diawali dengan sambutan Ketua Takmir Masjid, Dr. H. Lukman Harahap. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan Ramadan tahun ini akan diisi dengan berbagai agenda, di antaranya pembagian takjil, salat tarawih berjamaah, ngaji pasaran, serta kajian sore hari dalam rangka menyongsong dan menghidupkan bulan suci Ramadan. Beliau menegaskan harapannya agar Ramadan 1447 H ini menjadi momentum peningkatan ketakwaan bagi seluruh jamaah. “Semoga Ramadan ini benar-benar mampu meningkatkan ketakwaan kita semua kepada Allah SWT,” ucapnya.

Sambutan sekaligus pembukaan resmi disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan (WR I), Prof. Zainul Abas. Dalam arahannya, beliau mengajak seluruh sivitas akademika untuk melaksanakan Ramadan dengan penuh kegembiraan. “Mari kita jalankan Ramadan dengan gembira, Ramadan di UIN Surakarta harus terasa hidup dan bermakna,” ajak WR I.

Beliau juga menekankan pentingnya memaknai masjid secara komprehensif, menurutnya, bukan hanya sebagai tempat ibadah untuk melaksanakan salat wajib dan sunnah, tetapi juga sebagai tempat menuntut ilmu dan berdiskusi sosial. Selain itu, masjid berfungsi sebagai pusat kepedulian sosial, pengembangan sosial budaya seperti kegiatan UKM, serta sebagai pusat syiar agama dan dakwah. “Kita niatkan bersama untuk memakmurkan masjid ini dalam segala dimensinya,” lanjutnya. Di akhir pembukaan, beliau berharap agar seluruh jamaah mendapatkan keberkahan dari Allah SWT, baik di dunia maupun di akhirat.

Acara dilanjutkan dengan Mauidhoh Hasanah yang disampaikan oleh Dekan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUD), Dr. Kholilurrohman. Dalam tausiyahnya, beliau menekankan pentingnya ilmu dalam kehidupan. Beliau mengingatkan bahwa setiap persoalan pasti ada jalan keluarnya. “Ilmu itu luar biasa. Nabi Muhammad SAW disebut anbiya’i karena membawa ilmu. Kita harus selalu berdoa, robbizidnii ‘ilmaa warzuqnii fahmaa waj’alnii minash-sholihiin,” ucap Kholil.

Beliau juga mengibaratkan puasa sebagai proses metamorfosis kupu-kupu yang memerlukan kesabaran dan ketahanan. “Resep hidup itu sederhana: lapar makan, haus minum, sakit periksa, ngantuk tidur. Hidup jangan dipikir terlalu dalam. Kalau ada salah, maafkan,” pesannya. Ia menambahkan bahwa banyak cara merontokkan dosa, bahkan melalui hal-hal sederhana seperti menunjukkan kasih sayang dalam rumah tangga. Ramadan, menurutnya, harus dijalani dengan keharmonisan dan kedamaian dalam keluarga. Bulan Ramadan juga menjadi momentum untuk mengkaji Al-Qur’an, sebab tanpa ilmu, dunia akan terasa gelap. Tausiyah ditutup dengan doa dan harapan kebaikan, Allahumma fi rajaba wa sya bana wa balighna ramadhan, serta penekanan pentingnya membangun rumah tangga yang harmonis.

Rangkaian acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Imam Besar Masjid Ibadurrahman, Aminuddin Ihsan, Lc., MA. Sebelum memimpin doa, beliau menyampaikan harapan agar Masjid Ibadurrahman termasuk dalam golongan bumi Allah yang paling baik. Beliau juga mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan Ramadan sebagai bulan yang mulia dan penuh keberkahan. “Semoga Ramadan kita karim, hari raya kita sa’id, dan Ramadan kita penuh berkah,” ucap Aminuddin. (Editor: Deddy) Foto: Nug/Dandy/Deddy