Loading...

Rektor UIN Surakarta Beri 3 Pesan Berharga kepada 844 Wisudawan ke-59

16 Juli 2025 12:16 WIB 115
Baca

UIN SURAKARTA – Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta (UIN Surakarta) resmi menggelar wisuda ke-59 dengan tajuk Spirit Ekoteologi Menuju Glokalisasi Kampus di Gedung Graha pada Rabu (16/7/2025). Pada hari pertama ini, sebanyak 844 wisudawan resmi menyandang gelar sarjana. Ada dua fakultas yang diwisuda pada hari ini, yaitu Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) serta Fakultas Adab dan Bahasa (FAB). Sebanyak 593 wisudawan berasal dari FEBI dan 251 wisudawan berasal dari FAB.

Rektor UIN Surakarta, Prof. H. Toto Suharto, turut hadir untuk memberikan sambutan kepada seluruh wisudawan yang hadir pada hari pertama ini. Dalam sambutannya, Prof. H. Toto menyampaikan 3 pesan berharga yang  perlu dicanangkan baik-baik oleh para wisudawan. Pesan pertama adalah untuk selalu membaca istighfar dalam rangka melakukan evaluasi terhadap masa lalu yang sudah pernah dilakukan. Masa lalu pantasnya dijadikan sebagai pelajaran agar bisa menjalani kehidupan lebih baik.

“Masa lalu itu biarlah menjadi masa lalu kita. Biarkan masa lalu menjadi pelajaran hidup bagi kita semua. Namun, hal yang perlu kita lakukan adalah mengambil pelajaran dari masa lalu yang pernah kita alami. Satu hal yang perlu kita lakukan adalah beristigfar. Astaghfirullahal’adziim,” ucapnya.

Pesan kedua, Rektor UIN Surakarta mengajak kepada seluruh wisudawan untuk mensyukuri apa yang sudah dimiliki saat ini. Apa yang terjadi sekarang adalah apa yang harus kita jalani dan syukuri. Prof. H. Toto mengajak agar seluruh wisudawan UIN Surakarta untuk banyak-banyak bersyukur atas karunia yang sudah didapatkan saat ini.

“Lalu, yang kedua, apa yang perlu kita lakukan? Yang perlu kita lakukan selanjutnya adalah bersyukur dengan apa yang sudah kita miliki saat ini. Apa pun yang sudah kita jalani dan capai hari ini, sudah selayaknya untuk kita syukuri karena itu semua merupakan karunia dari Allah SWT,” imbuh Rektor.

Adapun pesan terakhir adalah wisudawan diminta untuk tidak berhenti berharap dan bermimpi atas apa yang mereka inginkan. Untuk membantu mencapai itu semua, Prof. H. Toto mengajak agar banyak-banyak berdoa sebagai bentuk motivasi agar semakin semangat untuk menggapai impian dan rencana-rencana yang sudah disusun.

“Hal terakhir yang perlu dilakukan adalah untuk jangan berhenti berharap dan berdoa. Doa menjadi kekuatan penting bagi kalian agar terus percaya bahwa impian yang ingin kalian raih itu benar-benar sangat mungkin terwujud. Terus libatkan Allah SWT dalam impian dan rencana yang ingin kalian capai. Itulah tiga hal penting yang harus terus kalian ingat, yaitu istighfar, syukur, dan doa,” pungkasnya. (Zaki/Humas) Foto: Zaki/Humas