UINSURAKARTA- Kebiasaan yang dilakukan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUD) dalam memberikan pelayanan kepada mahasiswanya adalah hal terbaiknya untuk mempertahankan akreditasitasinya. Salah satu Program Studi (Prodi) yang harus re-akreditasi adalah Prodi Psikologi Islam (PI). Re-akreditasi akan menjadi bagian dari pengakuan dari negara terhadap eksistensi prodi ini menjawab tantangan jaman sesuai perkembangan kepribadiannya.

Bertempat di Ruang Sidang Utama Gd. Rektorat Kampus UIN Surakarta, Kartasura, (Selasa, 12/5/2026) hadir dua assesor dari Badan Akreditasi Perguruan Tinggi (BAN-PT) Prof. Dr. Erika Styanti Kusumaputri, P.Si., M.Si (UIN Jogjakarta) dan Prof. Dr. Suryanto, M.,Si Psikolog (Universitas Airlangga). Keduanya hadir melakukan visitasi dalam rangka akreditasi langsung prodi PI. Kedua asesor disambut oleh Dekan FUD dan para Wakil Dekan, para pejabat struktural dan fungsional di fakultas, serta para sivitas prodi PI.


Rektor UIN Surakarta Prof. Toto Suharto memberikan beberapa pengantar tentang kondisi kampus saat ini dimana Rektor memberikan beberapa highlight pada capaian kampus secara umum secara nasional maupun embrio dalam menuju internasional. Rektor juga berharap, gambaran yang diberikan untuk prodi PI bisa melanjutkan profesionalismenya dalam bidang asisten psikolog dan konselor islami, pengelola SDM dan peneliti, motivator dan enterpreneur islami, serta penulis dan content creator, dan sebagainya. Hampir keseluruhan lulusan PI terserap di dunia kerja dalam berbagai bidang.
Sedangkan, Prof. Suryanto selaku assesor menegaskan bahwa apa yang lakukan kali ini adalah untuk mengkorfimasi bukti dukung apakah sesuai dengan yang diajukan kepada kami. "Kami kesini untuk melakukan konfirmasi apakah bukti yang ada sudah sesuai dengan yang telah diajukan", ucapnya. Menutup sambutannya, Prof. Suyanto berharap agar akreditasi yang dilakukan selama tiga hari ke depan dapat memberikan hasil akreditasi yang terbaik bagi Prodi PI FUD UIN Surakarta. (Selasa, 12/5/2026). (Editor: Nug/Gus) Foto: Nug/Dand)
DWP UIN Surakarta Matangkan Program 2026, Perkuat Pemberdayaan dan Kemanusiaan
2 hari yang lalu - Umum