
UIN SURAKARTA – Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta (UIN Surakarta) terus melakukan upaya untuk memperbaiki kualitas pelayanan mereka. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan menggelar Evaluasi Program Kerja UIN Surakarta tahun 2025. Kegiatan yang digelar selama tiga hari pada Rabu—Jumat, 17—19 Desember 2025 di Salatiga tersebut menghasilkan sejumlah keputusan dan evaluasi. Masing-masing pimpinan, khususnya para wakil rektor, menyampaikan capaian-capaian kampus dan target yang akan dikejar pada 2026 mendatang di bidang yang mereka urusi masing-masing.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan (WR I), Prof. Zainul Abas, menyampaikan target UIN Surakarta di bidang akademik dan pengembangan kelembagaan pada 2026 mendatang. Prof. Abas menyampaikan ada delapan sasaran program yang akan diupayakan oleh UIN Surakarta, yaitu: 1) Meningkatkan partisipasi peserta didik; 2) Meningkatnya kualitas standar dan sistem penjaminan mutu; 3) Meningkatnya dosen dan tendik yang berkualitas; 4) Meningkatnya daya saing lulusan UIN Surakarta; 5) Meningkatnya relevansi UIN Surakarta melalui penguatan kemitraan strategis; 6) Meningkatnya kualitas karakter keagamaan mahasiswa yang ramah, insklusif, dan selaras dengan nilai-nilai kebangsaan; 7) Meningkatnya produktifitas dan daya saing UIN Surakarta; dan 8) Meningkatnya tata kelola yang efektif dan akuntabel.
“Ada delapan sasaran program yang akan kita kejar di bidang akademik dan pengembangan kelembagaan di UIN Surakarta ini. Hal yang paling utama tentu meningkatkan kualitas dari para mahasiswa dan alumni UIN Surakarta. Selain itu, kita juga harus meningkatkan kualitas pelayanan dan keterampilan para dosen serta tendik kampus kita tercinta. Dengan demikian, UIN Surakarta tidak hanya akan mampu menghasilkan lulusan berkualitas, tetapi juga memiliki pelayanan yang prima,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Administrasi, Umum, Perencanaan, dan Keuangan (WR II), Dr. Raden Lukman Fauroni, menyampaikan berbagai tantangan yang mungkin akan dihadapi oleh UIN Surakarta pada tahun depan. Salah satunya adalah mengejar target pendapatan BLU pada 2026. Dengan mampu mencapai target BLU, keuangan UIN Surakarta akan semakin mapan dan mampu menguatkan persiapan menuju BLU sepenuhnya. “Tahun depan tentu tidak akan lepas dari tantangan. Salah satunya adalah target pencapaian BLU untuk tahun depan. Semoga tahun depan target BLU kita bisa makin naik,” kata WR II.
Di sisi lain, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama (WR III), Dr. Abdulloh Faishol, menyampaikan fokus perbaikan pada pengelolaan kemahasiswaan, khususnya dalam pelayanan mahasiswa asing. Menurutnya, pembangunan asrama baru untuk mahasiswa asing sangat penting karena jumlah mahasiswa asing yang akan bertambah. “Asrama baru untuk mahasiswa asing tampaknya perlu kita pikirkan. Nantinya, mahasiswa asing UIN Surakarta pasti akan bertambah dari waktu ke waktu. Oleh karena itu, hal ini perlu menjadi target kita pada 2026,” ucap WR yang sering dipanggil Abah tersebut.
Menanggapi pernyataan dari para WR, Rektor UIN Surakarta, Prof. H. Toto Suharto, menekankan pentingnya executive remarks. Ia mengajak kepada para pimpinan untuk memimpin jalannya pencapaian target 2026. Selain itu, kekurangan-kekurangan yang terjadi pada 2025 nantinya bisa diperbaiki memasuki tahun baru. “Executive remarks itu penting bagi para pimpinan di UIN Surakarta. Para pimpinan lah yang menjadi nakhoda untuk bisa mencapai target yang ada dan memperbaiki kekurangan pada periode sebelumnya sehingga menjadi bahan evaluasi bagi seluruh sivitas akademika UIN Surakarta,” jelas Rektor. (Zaki/3S/Humas) Foto: Mastr