Loading...

Ra Semi, Bukti Totalitas Dosen UIN Surakarta

27 Agustus 2025 17:06 WIB 179
Baca

UIN SURAKARTA - Adalah SF. Lukfianka Sanjaya Purnama, M.Hum, dosen UIN Raden Mas Said Surakarta (UIN Surakarta) yang tercatat berhasil mendapatkan dana hibah dalam Program Dana Indonesia. Program yang didanai oleh Kementerian Kebudayaan ini akan mendukung salah satu proyek dalam bidang visualisasi karya sastra Jawa di masa pertengahan yang digagas oleh Lukfianka. Sebagai dosen yang mengajar di Prodi Sastra Inggris UIN Surakarta ini, kecintaan pada buku dan budaya Jawa yang menyatu dalam dirinya melahirkan inspirasi untuk mengangkat sebagian kisah yang tertulis dalam Kitab Pararaton yang mengangkat tentang catatan serta mitologi para raja pada zaman dinasti Rajasa di Kerajaan Singhasari hingga zaman Kerajaan Majapahit. 

Berjudul Ra Semi: Menghidupkan Majapahit Melalui Visual Novel Interaktif untuk Generasi Digital, proposal Lukfianka diterima dan ditetapkan untuk mendapat dukungan fasilitas dana hibah. Dalam program ini, dukungan fasilitas dana hibah diperuntukkan bagi kelompok kebudayaan maupun individu yang bertujuan untuk memperkuat ekosistem kebudayaan Indonesia. Dana Indonesiana merupakan program pendukungan berupa fasilitas dana hibah bagi kelompok kebudayaan maupun individu yang bertujuan memperkuat ekosistem kebudayaan Indonesia. Tahun ini, SF Lukfianka Sanjaya Purnama terpilih melalui Program Layanan Produksi Bidang Kebudayaan untuk kategori Penciptaan Karya Kreatif Inovatif dalam lingkup Pemanfaatan Hasil Kelola Dana Abadi Kebudayaan.

Dalam latar belakang proposalnya, Lukfianka menegaskan pentingnya adaptasi inovatif untuk menjembatani jarak antara teks warisan budaya dan generasi muda. Pararaton, yang dikenal sebagai “Kitab Para Raja”, tidak hanya menyimpan catatan sejarah, tetapi juga nilai budaya, etika, kekuasaan, serta narasi identitas bangsa. Namun, bahasa dan medium klasiknya membuat karya tersebut kurang terjangkau oleh anak muda yang hidup dalam ekosistem digital. Melalui Ra Semi, narasi sejarah Majapahit akan dikemas dalam format digital yang menggabungkan teks, suara, ilustrasi, dan interaktivitas. Model visual novel dipilih karena potensinya menghadirkan pengalaman partisipatif, di mana pemain tidak hanya membaca, tetapi juga berinteraksi dengan pilihan cerita yang mendekatkan mereka pada nilai-nilai budaya dan sejarah Nusantara.

Rektor UIN Surakarta, Prof. H. Toto Suharto, menyambut baik dan bangga kelolosan proposal Lukfianka. Ia berharap proyek ini menjadi modal baik bagi UIN Surakarta sebagai percontohan universitas yang adaptif dengan perkembangan zaman. "Proyek Ra Semi ini diharapkan bisa menjadi model bagaimana warisan sastra klasik dapat dihidupkan kembali melalui pendekatan digital. Selain itu, proyek ini bisa menunjukkan posisi UIN Surakarta sebagai perguruan tinggi keagamaan Islam yang adaptif terhadap perkembangan zaman," ujarnya. (Zaki/Tris/Humas) Foto: Istimewa