
UIN SURAKARTA – Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta (UIN Surakarta) terus mendorong mahasiswa untuk tidak hanya mendapatkan ilmu sebanyak-banyaknya di dalam kelas, tetapi juga mempraktikkannya langsung di lapangan. Hal itulah yang terjadi pada mata kuliah Event Organizer (EO) program studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUD) UIN Surakarta. Pada Minggu (31/3/2026), mahasiswa UIN Surakarta yang mengambil mata kuliah EO menggelar acara “Kaum Ngalcerun” berlokasi di Kampung Batik Kauman. Dengan menggunakan nama Kalimataya Organizer, mahasiswa KPI UIN Surakarta mengusung tema Sehat Berlari, Bangga Berbatik untuk kegiatan Kaum Ngalcerun ini.
Selain memiliki tujuan untuk membudayakan hidup sehat, kegiatan lari Kaum Ngalcerun ini juga bertujuan untuk melestarikan dan membumiluaskan batik ke masyarakat. Sejauh ini, masyarakat menganggap bahwa batik hanya bisa digunakan dalam acara formal. Namun, kegiatan ini ingin memberikan kesan bahwa batik juga bisa digunakan dalam acara santai serta olahraga. Acara ini bahkan didukung langsung oleh Lurah Kauman, Indrijanto Agoes Nugroho, yang ikut melakukan pelepasan (flag off) para peserta.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama (WR III), Dr. Abdulloh Faishol, menyampaikan dukungan penuh terhadap seluruh kegiatan mahasiswa UIN Surakarta yang mampu memberikan manfaat. Terlebih lagi, acara ini berjalan sukses dan benar-benar mampu memberikan dampak yang luas kepada masyarakat. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya mendapatkan ilmu dari praktiknya, tetapi juga bisa membuat nama UIN Surakarta harum di tengah masyarakat karena sudah menggelar kegiatan yang berdampak.
“Alhamdulillah, kegiatan seperti ini tentu bisa meningkatkan kemampuan mahasiswa UIN Surakarta. Terlebih lagi, kegiatan ini masuk ke dalam kurikulum. Selain mendapatkan nilai, mahasiswa UIN Surakarta bisa langsung praktik dan ikut membuat nama kampus harum di tengah masyarakat. Terlebih, acara ini sangat berdampak kepada masyarakat, khususnya dalam pembudayaan hidup sehat, olahraga, dan pelestarian batik sebagai warisan budaya Indonesia,” ucapnya. (Editor: Zaki/KPI) Foto: Istimewa
Kasubdit Diktis Kemenag Ajak Dosen UIN Surakarta Jadi Calon Guru Besar yang Kompeten
2 hari yang lalu - UmumUIN Surakarta Borong Tiga Penghargaan pada Arjuna Awards KPPN Surakarta 2026
2 hari yang lalu - Prestasi