Loading...

Perkuat Integritas dan Kinerja, FAB UIN Surakarta Gelar Sarasehan

24 Februari 2026 21:08 WIB 79
Baca

UIN SURAKARTA - Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan (WR I), Prof. Zainul Abas, dan Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK), Dr. Musta'in Ahmad, memberikan sambutan dan arahan di Fakultas Adab dan Bahasa pada kegiatan Sarasehan dan Pembinaan Pelaksanaan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) dengan tema Meningkatkan Integritas dan Produktivitas Kinerja di Aula Yosodipuro Lt. 4 Gd. Fakultas Adab dan Bahasa UIN Surakarta pada Selasa (24/2/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penguatan komitmen bersama bagi seluruh pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan dalam meningkatkan kualitas layanan dan kinerja.

Dekan Fakultas Adab dan Bahasa (FAB), Prof. Imam Makruf, menyampaikan bahwa kegiatan ini sengaja dilaksanakan di awal periode, berbeda dari biasanya yang digelar di akhir masa kerja. Menurut beliau, awal periode adalah waktu yang tepat untuk menyatukan semangat, melakukan evaluasi, serta menerima nasihat yang membangun. Dengan energi yang masih kuat, sivitas akademika diharapkan mampu melangkah lebih terarah dan produktif.

Beliau juga menegaskan bahwa setiap tugas yang dijalankan tidak hanya sekadar menyelesaikan pekerjaan administratif. Semua harus dilandasi niat memberikan pelayanan terbaik, khususnya kepada mahasiswa. Mahasiswa adalah amanah yang harus dilayani dengan profesionalisme, kepedulian, dan kualitas kerja yang terus ditingkatkan.

"Kegiatan ini memang sengaja kita lakukan pada awal periode, berbeda dari edisi-edisi sebelumnya. Namun, justru pelaksanaan yang berada di awal periode inilah merupakan waktu yang tepat untuk menyatukan semangat, melakukan evaluasi, serta menerima nasihat yang membangun. Dengan demikian, kita akan bisa memberikan pelayanan terbaik kepada mahasiswa, yang merupakan amanah yang harus kita jaga," ucapnya.

Di akhir sambutannya, Dekan menyampaikan terima kasih kepada seluruh pimpinan program studi, dosen, dan tenaga kependidikan atas dedikasi yang telah diberikan untuk kemajuan fakultas.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Prof. Zainul Abas. Beliau menekankan bahwa puasa seharusnya berdampak pada peningkatan kinerja. Puasa yang produktif adalah puasa yang mampu memperkuat komitmen dan tanggung jawab, sehingga target kerja dapat tercapai dengan baik. Ia juga mengajak seluruh sivitas akademika untuk terus menjaga dan meningkatkan integritas, tidak hanya saat ini tetapi juga di masa mendatang. Dalam kesempatan tersebut, beliau turut menyampaikan informasi terkait Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) sebagai bagian dari upaya pengembangan institusi.

"Ramadan ini merupakan momen tepat untuk terus menjaga dan meningkatkan integritas mereka sebagai bagian dari sivitas akademika. Harapannya, integritas ini tidak hanya kita jaga dan tingkatkan pada masa kini, tetapi juga pada masa mendatang," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Biro AUPK dalam sambutan dan pembukaannya membahas pentingnya pengelolaan anggaran melalui DIPA secara tertib dan bertanggung jawab. Ia mengingatkan bahwa bekerja harus memiliki makna dan nilai, sebagaimana pesan Hamka bahwa pekerjaan yang dilakukan tanpa rasa akan kehilangan keberkahan.

Beliau menegaskan bahwa puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan emosi dan menjaga sikap. Kedewasaan seseorang terlihat dari kemampuannya mengendalikan diri. Ia juga mengutip Raden Mas Said tentang pentingnya mawas diri dan muhasabah dalam setiap langkah kehidupan. Menurutnya, puasa mengajarkan kerendahan hati, kejujuran, dan pengendalian diri. Kejujuran adalah bagian dari kemerdekaan, dan integritas adalah fondasi utama dalam menjalankan tugas. Dengan iman yang kuat, hati menjadi tenang, dan pekerjaan dapat dilakukan dengan sungguh-sungguh seolah itu adalah kesempatan terakhir untuk berbuat terbaik.

"Seperti yang disampaikan oleh WR I tadi, integritas. Di sini saya ikut mengingatkan bahwa Ramadan ini merupakan sarana untuk memperkuat kejujuran yang kita miliki. Semoga Ramadan ini menjadi momen yang tepat untuk menegaskan kejujuran kita," pungkasnya. (Editor: Deddy) Foto: Deddy/Mastr