Loading...

Perkuat Budaya Kerja Disiplin, UIN Surakarta Gelar Penguatan Motivasi Pegawai

24 Februari 2026 16:25 WIB 90
Baca

UIN SURAKARTAUniversitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta menyelenggarakan kegiatan pembinaan pegawai bertema “Penguatan Motivasi Budaya Kerja Disiplin untuk Kinerja Sukses dan Pelayanan Prima.” Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen penegakan disiplin serta meningkatkan kontribusi seluruh tenaga kependidikan (tendik) guna mendukung kemajuan institusi. Kegiatan ini digelar di Aula Lt. 3 Gd. Rektorat pada Selasa (24/2/2026).

Sebagai pembuka, Rektor UIN Surakarta, Toto Suharto, dalam sambutannya menegaskan pentingnya menyamakan “garis LURIK” agar tidak bengkok. LURIK yang merupakan akronim dari Loyal, Unggul, Responsif, Inovatif, dan Kolaboratif menjadi nilai dasar budaya kerja di lingkungan kampus.

Rektor menyampaikan bahwa seluruh pegawai harus berjalan dalam satu garis nilai LURIK sebagai fondasi budaya kerja. Tenaga kependidikan juga didorong untuk terus meningkatkan kompetensi melalui sertifikasi profesional, termasuk melalui Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

IMG_6456-2

Selain itu, penguatan pelayanan dilakukan melalui sistem Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) guna meningkatkan kualitas layanan kepada sivitas akademika dan masyarakat. Tendik juga diingatkan untuk tidak terlibat dalam praktik judi online maupun penyalahgunaan narkoba, serta senantiasa bekerja dengan jujur, cermat, dan penuh semangat sebagai wujud profesionalitas.

Rektor turut menekankan pentingnya menjaga integritas, keamanan data dan informasi kedinasan, serta menjaga lisan dalam setiap interaksi. Ia mengajak seluruh pegawai untuk terus ber-LURIK dan menjaga nama baik institusi, mengingat kampus merupakan tempat pengabdian yang mengisi sebagian besar kehidupan sehari-hari. “UIN Surakarta adalah rumah bersama. Di sinilah kita mengabdi, berkarya, dan membangun masa depan,” tegas Rektor.

Sementara itu, Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (Kabiro AUPK), Musta'in Ahmad, dalam arahannya mengingatkan bahwa ASN tenaga kependidikan memiliki peran strategis dalam menentukan kualitas pelayanan publik. Kabiro menegaskan bahwa di antara ASN ada yang baik dan ada yang kurang baik, sehingga seluruh tendik diharapkan menjadi pribadi yang berintegritas. Kabiro juga mengajak peserta untuk bersyukur atas nikmat kemerdekaan dengan mengingat perjuangan para pahlawan, termasuk R. A. Kartini, serta menumbuhkan semangat kebangsaan dan nilai Bhinneka Tunggal Ika.

Dalam suasana penuh semangat, peserta diajak menyanyikan lagu nasional sebagai bentuk rasa syukur karena lahir di Indonesia pada masa kemerdekaan, sekaligus membangkitkan kembali semangat 45. Kabiro menekankan pentingnya nilai rumangsa melu handarbehi, wajib melu hamangrupi, mulat sarira hangrasa wani merasa ikut memiliki dan bertanggung jawab agar institusi dapat berkembang lebih cepat dan kuat. Disiplin disebut sebagai kunci utama menuju kesuksesan.

Kabiro juga menegaskan komitmen untuk melaksanakan visi UIN Surakarta menjadi universitas unggul dan inovatif dalam mewujudkan masyarakat Indonesia maju berkeadaban pada tahun 2034. Menurutnya, ASN bukan sekadar pegawai administratif, melainkan pengemban tugas negara yang harus memberikan pelayanan publik profesional serta mendukung transformasi digital dan reformasi birokrasi.

"Kita sebagai tendik UIN Surakarta sudah selayaknya berkomitmen untuk melaksanakan visi menjadikan kampus ini sebagai universitas unggul dan inovatif dalam mewujudkan masyarakat Indonesia maju berkeadaban pada tahun 2034. Oleh karena itu, mari kita bersama-sama mewujudkan itu semuanya, ucapnya.

IMG_6846

Kabiro mengajak seluruh pegawai untuk melaksanakan reformasi birokrasi secara disiplin dan teliti, melakukan analisis SWOT dengan menjunjung tinggi netralitas ASN, mendukung arahan pemerintah dalam pemberantasan praktik yang merusak integritas, serta membangun Zona Integritas menuju tata kelola pemerintahan berkelas dunia. Menutup sambutannya, Kabiro mengingatkan pentingnya melaksanakan pakta integritas dengan sungguh-sungguh, saling memaafkan, saling mengingatkan, serta terus melakukan perbaikan birokrasi. Dengan semangat syukur dan tawakal, diharapkan seluruh pegawai mampu menjadi pribadi yang menginspirasi dan bermanfaat.

Kegiatan pembinaan ini diharapkan mampu memperkuat budaya disiplin, meningkatkan motivasi kerja, serta membangun komitmen bersama dalam memberikan pelayanan prima. Dengan menginternalisasi nilai LURIK dan semangat Tri Dharma, seluruh pegawai UIN Raden Mas Said Surakarta diharapkan dapat berkontribusi optimal dalam mewujudkan institusi yang unggul, inovatif, dan berkeadaban. (Editor: Deddy) / Foto: Zaky, Dandy, Nug, Mastr