Loading...

Pecah !! Ribuan Camaba Dari 47 Negara Berebut Beasiswa Rektor UIN Surakarta

17 Juni 2025 14:47 WIB 206
Baca

UIN SURAKARTA - “Kalian adalah orang-orang terpilih. Persiapkan tes dengan baik, dan semoga mendapatkan hasil sesuai dengan apa yang diupayakan,” Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Alumni dan Kerjasama Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta (UIN Surakarta) Dr. Abdulloh Faishol memberikan sambutan mengawali kegiatan technical meeting (TM) yang diselenggarakan secara daring. WR III juga mengucapkan selamat kepada sekitar 400 kandidat terpilih yang telah lolos seleksi berkas yang mengikuti kegiatan TM ini. Faishol sangat berharap agar kuota mahasiswa asing yang akan kuliah di UIN Surakarta pada tahun ini bisa terisi oleh para mahasiswa yang benar-benar serius untuk berkuliah di satu-satunya kampus Islam berstatus negeri di Solo Raya ini. "Kita akan pastikan seluruh calon mahasiswa asing yang kuliah di UIN Surakarta memang punya komitmen yang tinggi dalam berkuliah" tambah Faishol.

Acara  TM yang diselenggarakan oleh Pusat Hubungan Internasional (PHI) ini bertujuan untuk memberikan gambaran kepada para calon mahasiswa tentang teknis alur sistem penerimaan mahasiswa asing yang mencakup alur pelaksanaan ujian daring, teknis wawancara, sistem penilaian, serta pengenalan terhadap program BIPA (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing) sebagai bagian dari proses adaptasi akademik dan sosial mahasiswa asing di lingkungan kampus. "Program BIPA ini diselenggarakan secara daring dua bulan sebelum keberangkatan, dan dilanjutkan secara luring selama minimal satu semester di kampus UIN Surakarta" kata Wildi Adila, M.A. selaku Kepala PHI. Lebih lanjut Wildi juga menjelaskan bahwa kegiatan TM hari ini (Senin, 16/6/2025) menghadirkan para calon mahasiswa asing yang baru secara daring untuk membahas teknis pelaksanaan Tes Potensi Akademik yang akan dilaksanakan Rabu tanggal 19 Juni 2025 dan Wawancara pada tanggal 24–27 Juni 2025. "Seluruh camaba yang diterima rencananya akan menjadi calon  penerima Beasiswa Rektor tahun akademik 2025/2026." Wildi juga menambahkan bahwa sampai saat ini sebanyak 1.005 calon mahasiwa asing dari total dari 47 negara di Asia dan Afrika  telah mendaftar mengikuti seleksi ini, dan menjadikannya salah satu program beasiswa paling kompetitif sepanjang sejarah penerimaan mahasiswa internasional di UIN Surakarta. "Pencapaian ini merupakan hasil dari kolaborasi strategis antara UIN Surakarta dan berbagai Kedutaan Besar Republik Indonesia melalui Atase Pendidikan dan Kebudayaan di sejumlah negara mitra" imbuh Wildi.

Dalam kesempatan yang sama, Dr. Hafidah selaku Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Surakarta memberikan penekanan tentang posisi strategis UIN Surakarta sebagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang terakreditasi Unggul secara nasional, dan sedang dalam proses menuju pengakuan internasional melalui pemeringkatan global seperti Times Higher Education (THE), QS World University Rankings, UniRank, maupun EduRank. "Sebagai kampus PTKIN yang berada sangat dekat dengan Kota Surakarta yang kita tahu telah diakui sebagai kota yang kaya akan warisan budaya dan spiritualitas Jawa, UIN Surakarta menawarkan lingkungan belajar yang inklusif dan dinamis, serta menjadi pusat interkoneksi dengan kampus-kampus besar lainnya" papar Hafidah. Menurut Hafidah, semua ini menjadikan Surakarta sebagai destinasi akademik yang ideal bagi mahasiswa internasional yang ingin mengembangkan potensi akademik sekaligus memperluas pemahaman lintas budaya dalam suasana yang inspiratif. (Wildi/3S) Foto : Angga/Zaki/NA/Istimewa