
UIN SURAKARTA – Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta (UIN Surakarta) kini telah memiliki enam fakultas yang aktif beroperasi, yaitu Fakultas Adab dan Bahasa (FAB), Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Fakultas Tarbiyah, Fakultas Syariah, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUD), serta Fakultas Sains dan Teknologi. Salah satu fakultas yang menjadi unggulan UIN Surakarta adalah FEBI.
Sebagai salah satu fakultas unggulan di UIN Surakarta, FEBI memiliki enam program studi (prodi) sejauh ini, yaitu Prodi S1-Manajemen Bisnis Syariah, S1-Akuntansi Syariah, S1-Perbankan Syariah, S1-Ekonomi Syariah, S1-Manajemen Zakat dan Wakaf, serta S1-Bisnis Digital. Dari keenam prodi tersebut, ada lima prodi yang mendapatkan akreditasi Unggul dan Baik Sekali, yaitu S1-Manajemen Bisnis Syariah (Unggul), S1-Akuntansi Syariah (Unggul), S1-Perbankan Syariah (Baik Sekali), S1-Ekonomi Syariah (Baik Sekali), serta S1-Manajemen Zakat dan Wakaf (Baik Sekali). Adapun S1-Bisnis Digital merupakan prodi baru yang sudah terdaftar dalam Akreditasi Pertama di LAMEMBA.
Sampai saat ini, FEBI UIN Surakarta memiliki 4.101 mahasiswa aktif pada akhir 2025 kemarin. Itu sudah termasuk mahasiswa baru yang masuk pada tahun ajaran baru 2025-2026 kemarin. Selain itu, FEBI UIN Surakarta juga sudah meluluskan 1.180 wisudawan sepanjang 2025 kemarin. Para wisudawan inilah yang nantinya diharapkan mampu menjadi pebisnis, ekonom, dan manajer islami di masyarakat. Dari 4.101 mahasiswa aktif yang terdaftar hingga akhir 2025 kemarin, ada 7 mahasiswa yang berasal dari luar negeri, yaitu 4 mahasiswa dari Filipina, 1 mahasiswa dari Nigeria, 1 mahasiswa dari Timor Leste, dan 1 mahasiswa dari Gambia.

Dengan visi “Menjadi fakultas bereputasi internasional yang unggul, adaptif, dan inovatif dalam pembangunan berkelanjutan pada tahun 2034”, FEBI UIN Surakarta terus melakukan berbagai inovasi. Sebanyak 14 kerja sama internasional dan 33 kerja sama nasional telah dilakukan oleh fakultas ini. Tidak hanya menjalin kerja sama, FEBI UIN Surakarta juga menyediakan tempat aktualisasi bagi para mahasiswanya lewat laboratorium praktikum dan unit bisnis, mulai dari Laboratorium Kewirausahaan, Pasar Modal, Statistik, Rollasan Café Mart, Galeri Investasi Syariah, Pegadaian Syariah, BMT Mazaya, Jujugan Café, FEBI One Mart, Tax & Zakat Center, dan Warung Digital. Lewat berbagai laboratorium dan unit bisnis tersebut, para mahasiswa FEBI diharapkan mampu memiliki modal keterampilan, khususnya di bidang manajemen, bisnis, perbankan, dan ekonomi.
Selain membekali mahasiswa dengan keterampilan lewat praktik langsung, FEBI UIN Surakarta juga terus berupaya untuk meningkatkan kualitas dosen mereka. Saat ini, fakultas yang identik dengan dunia bisnis itu sudah memiliki empat guru besar, yaitu Prof. Drs. H. Sri Walyoto, M.M, Ph.D (Guru Besar Bidang Ilmu Ekonomi), Prof. Dr. M. Rahmawan Arifin, SE, M.Si. (Guru Besar Bidang Ilmu Ekonomi Syariah), Prof. Dr. Fitri Wulandari, SE, M.Si (Guru Besar Bidang Manajemen Sumber Daya Manusia), dan Prof. Dr. Hj. Datien Eriska Utami, SE, M.Si (Guru Besar Bidang Manajemen Keuangan). Selain itu, FEBI UIN Surakarta sudah memiliki 16 dosen yang sudah lulus program doktoral dan 47 lulus program pascasarjana.
Dengan berbagai terobosan, kualitas dosen, dan kurikulum terpadu ini, FEBI UIN Surakarta siap untuk menerima mahasiswa baru pada Penerimaan Mahasiswa Baru 2026 ini. FEBI UIN Surakarta membuka penerimaan mahasiswa baru di enam prodi, yaitu S1-Manajemen Bisnis Syariah, S1-Akuntansi Syariah, S1-Perbankan Syariah, S1-Ekonomi Syariah, S1-Manajemen Zakat dan Wakaf, serta S1-Bisnis Digital. Jadi, jika ingin menjadi pebisnis, manajer, dan ekonom islami, maka FEBI UIN Surakarta menjadi tempat yang tepat untukmu. (Editor: Zaki) Foto: Istimewa