
UIN SURAKARTA – Sebagai perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN), Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta (UIN Surakarta) tidak hanya memiliki misi untuk melahirkan lulusan yang berkualitas. Akan tetapi, UIN Surakarta juga memiliki kewajiban untuk memberikan wadah bagi para mahasiswa yang ingin mengembangkan minat dan bakatnya. Salah satunya adalah dengan memberikan wadah bagi para mahasiswa yang ingin melestarikan budaya dan seni tradisional lewat Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Karawitan Wening Jati.
Upaya pelestarian seni dan budaya tradisional ini lewat kegiatan SEKAR BUDAYA: Workshop & Pagelaran Alit. Kegiatan ini digelar selama dua hari, yaitu pada Kamis—Jumat, 14—15 Mei 2026 yang diadakan di Aula Gedung SBSN Lantai UIN Surakarta. Ada dua topik yang dibicarakan dalam kegiatan ini, yaitu tentang budaya Jawa pada hari pertama dan seni pewayangan pada hari kedua. Pada hari pertama, ada dua narasumber yang didatangkan, yaitu Abbet Nugroho, S.AP. dan Aji Ari Wibowo, S.Pd. Abbet membicarakan tentang pentingnya mengembangkan budaya bangsa di era globalisasi tanpa harus menghilangkan nilai-nilai lokal. Adapun Aji berbicara tentang pelestarian bahasa Jawa, sebagai bahas Ibu sekaligus bentuk filosofi kehidupan masyarakat Jawa.
Pada hari kedua, dua narasumber yang dihadirkan adalah Ki Tulus Raharjo, S.Sn. dan Ki Wahyu Dunung Waharjo, S.Sn. Dalam pemaparannya, kedua narasumber membahas seni pewayangan sebagai salah satu warisan budaya adiluhung yang memiliki nilai filosofis, moral, dan pendidikan karakter. Mereka menyampaikan bahwa wayang bukan sekadar pertunjukan seni, tetapi juga media pembelajaran yang mengandung pesan kehidupan, kepemimpinan, serta nilai-nilai kebijaksanaan yang relevan bagi generasi muda.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama (WR III), Dr. Abdulloh Faishol, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai mampu menjadi media pengembangan minat dan bakat mahasiswa sekaligus sarana pelestarian budaya lokal di lingkungan perguruan tinggi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk implementasi program Glokalisasi yang selalu digencarkan oleh UIN Surakarta.
“Alhamdulillah, selamat kepada seluruh panitia dan anggota UKM Karawitan yang telah mampu menyelenggarakan acara ini. Acara ini merupakan salah satu acara yang sangat bermanfaat dan berdampak karena menjadi media pengembangan minat dan bakat mahasiswa sekaligus sarana pelestarian budaya lokal di lingkungan perguruan tinggi. Tidak hanya itu, ini juga merupakan implementasi program Glokalisasi yang selalu digencarkan oleh kampus. Semoga kegiatan seperti ini rutin diselenggarakan,” ucap WR III. (Editor: Zaki/KWJ) Foto: Istimewa
UIN Surakarta Borong Tiga Penghargaan pada Arjuna Awards KPPN Surakarta 2026
2 hari yang lalu - Prestasi