Loading...

Lahirkan Pendakwah Kompeten dan Tangguh, UIN Surakarta Gelar Muslim Intellectual Camp 2026

22 Juni 2026 08:21 WIB 18
Baca

UIN SURAKARTA – Sebagai kampus keagamaan yang memadukan antara ilmu umum dan agama, Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta (UIN Surakarta) tidak berhenti untuk memberikan ruang bagi para mahasiswa mendalami ketertarikan mereka di luar kelas. Salah satunya adalah mendalami ilmu agama secara intensif melalui Unit Kegiatan Mahasiswa Islam (UKMI) Nurul ‘Ilmi UIN Surakarta. Berbagai kegiatan diadakan untuk memperdalam ilmu agama, salah satunya adalah Muslim Intellectual Camp (MIC) 2026. Kegiatan ini diadakan selama dua hari, yaitu pada Sabtu—Minggu, 20—21 Juni 2026 dengan mengusung tema “Building Yourself Up to Level Up”.

Meski hanya digelar selama dua hari, MIC 2026 diisi dengan materi yang padat dan bermanfaat. Pada hari pertama, ada empat sesi materi yang diadakan. Sesi pertama diisi oleh Yunus Abdul Aziz yang merupakan seorang graphic design dan kreator visual profesional. Yunus membawakan materi berjudul “Dakwah Digital: Membangun Konten Positif dan Berdampak di Media Sosial”. Setelah materi pertama, langsung dilanjutkan ke materi yang kedua. Materi kedua ini diisi oleh dai muda kenamaan di Soloraya, yaitu Isnandariawan. Ia membahas tentang fikih dakwah dan amal jama’i.

Masih di hari yang sama, para peserta mendapatkan materi tentang “Dakwah Humanis dan Inklusif di Era Modern” yang disampaikan oleh Faris Isnawan, yang merupakan seorang praktisi videografi berpengalaman dan kreator visual senior. Hari pertama kemudian ditutup dengan materi “Manajemen Diri dan Public Speaking Dai Muda” yang disampaikan oleh Tio Iman Hakim.

Pada hari kedua, para peserta diajak untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan mereka. Materi ini dirancang menjadi seperti sebuah kelas yang dirancang secara khusus untuk melejitkan kapasitas kepemimpinan transformatif mahasiswa yang diselaraskan dengan tren komunikasi kontemporer, yaitu optimalisasi media audio digital atau podcast. Para peserta dibekali pengetahuan komprehensif mengenai arsitektur produksi podcast dari hulu ke hilir, mulai dari penentuan format acara yang sesuai dengan karakter pembawa pesan hingga teknik melakukan wawancara yang interaktif. Materi ini dipimpin oleh Muhammad Nur Ihsan.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama (WR III), Dr. Abdulloh Faishol, menyampaikan bahwa kegiatan MIC 2026 ini benar-benar bermanfaat. Ia berharap kegiatan ini bisa menjadi sarana strategis dalam membangun dan mengoptimalkan kapasitas mahasiswa dalam menghadapi tantangan dakwah di tengah masyarakat modern.

“Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat. Alhamdulillah, acaranya berjalan dengan lancar. Kegiatan MIC ini bisa benar-benar menjadi sarana strategis dalam membangun dan mengoptimalkan kapasitas mahasiswa dalam menghadapi tantangan dakwah di tengah masyarakat modern. Semoga kegiatan bermanfaat ini terus berlanjut,” ujar WR III. (Editor: Zaki/UKMI) Foto: Istimewa