Loading...

Kenali Lebih Dekat Fakultas Syariah UIN Surakarta

2 Maret 2026 08:23 WIB 160
Baca

UIN SURAKARTA - Berawal dari jurusan syariah dengan 2 program studi yaitu Al-Ahwal Asy-Syakhshiyyah dan Mu’amalat pada masa STAIN (Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri) Surakarta. Setelah institusi ini berkembang menjadi UIN Raden Mas Said Surakarta (UIN Surakarta), kemudian berkembang menjadi fakultas tersendiri dengan nama Fakultas Syariah (FaSya). Saat ini, Fakultas Syariah memiliki 4 program studi (prodi) yaitu : Hukum Keluarga Islam (HKI), Hukum Ekonomi Syariah (HES), Hukum Pidana Islam (HPI), dan Hukum Bisnis. 

"Saat ini kami fokus pada pengembangan kualitas pembelajaran agar menciptakan lulusan yang semakin berdaya saing di kancah nasional bahkan internasional" kata Prof. Muhammad Nashirudin, Dekan FaSya UIN Surakarta menegaskan hal tersebut di sela kegiatannya pagi ini (Senin, 2/3/2026) melalui media perpesanan. Dirinya yakin, dengan selama ini masyarakat sudah sangat percaya kepada FaSya sebagai tempat melanjutkan studi di perguruan tinggi maka pihaknya akan terus menjaga kualitas baik dalam proses perkuliahan maupun lulusannya. Hal itu tercermin dari program pada 2026 ini yang berstandar internasional, yaitu : meraih akreditasi internasional dan melakukan PPL (Praktik Pengalaman Lapangan) secara internasional (di negara lain). Dari sisi akademis, FaSya yang telah memiliki 5 Guru Besar (Profesor) ini mentargetkan bisa memiliki jurnal bereputasi internasional.

Dengan jumlah mahasiswa yang saat ini berjumlah lebih dari 3 ribu mahasiswa yang tersebar di 4 prodi yang ada, pada tahun 2025 kemarin FaSya membuka prodi baru yaitu Hukum Bisnis. Pembukaan prodi baru ini menjadi bagian dari pengembangan fakultas karena melihat peluang pasar yang akan menyerap lulus prodi ini di masa sekarang dan masa yang akan datang.

Prodi Hukum Bisnis berwawasan untuk menjadi menjadi program studi yang terkemuka dalam pengembangan ilmu pengetahuan dibidang Hukum Bisnis yang terintegrasi dengan kearifan lokal di level Asia Tenggara pada tahun 2034. Oleh karenanya, lulusan prodi ini diharapkan akan bisa menjadi pelaku dalam bidang hukum bisnis yang sudah bukan hanya berada di level dalam negeri saja, akan tetapi di level internasionial. 

Sedangkan 3 prodi yang sudah ada sebelumnya yaitu HKI, HES, dan HPI telah memiliki predikat Unggul dalam akreditasi prodi-nya. Hal tersebut menunjukkan secara administrasi, pengelolaan layanan, dan terserapnya lulusan ketiga prodi tersebut telah melampui standar yang telah ditetapkan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN - PT). (Editor : Tris) Foto : Mastr