Loading...

Ikuti SeiBa International Festival, UIN Surakarta Siap All Out

30 September 2025 10:32 WIB 204
Baca

UIN SURAKARTA  - Gelaran SeiBa International Festival yang ketiga pada tahun 2025 resmi dibuka pagi ini (Selasa, 30/9/2025). Kegiatan yang diikuti oleh 17 kontingen dari dalam dan luar negeri tersebut berasal dari PTKIN se-Indonesia serta 4 Perguruan Tinggi dari Malaysia, Cambodia, Thailand, serta Filipina.

UIN Raden Mas Said Surakarta (UIN Surakarta) berkesempatan untuk hadir dan tampil menjadi bagian dari kegiatan yang diselenggarakan di Sungai Bangek Sumatra Barat tersebut. Sedianya tim yang beranggotakan lebih kurang 25 orang dengan 7 orang pendamping akan mempresentasikan karya mereka dalam hal seni dan karya ilmiah serta film. Dengan dipimpin langsung oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Alumni dan Kerjasama, tim yang mengusung tema lurik saat pembukaan acara SeiBa tersebut sedianya akan tampil maksimal dengan tetap mengedepankan sportifitas namun penuh rasa persaudaraan.

"Bismillah tim kita hadir di acara SeiBa ini dengan tujuan untuk mendapatkan prestasi, namun demikian kita tetap adalah pribadi yang mengedepankan sikap sportif yang penuh rasa persaudaraan"  ungkap WR III, Dr. Abdullah Faisol kepada Tim Humas melalui media perpesanan. Adanya tugas lain di rektorat, memaksa pria yang akrab dipanggil Abah ini harus berangkat menyusul kontingen sehari setelahnya sehingga melewatkan agenda pembukaan SeiBa pagi ini. "Komitmen seluruh anggota tim kita sejak awal adalah siap tampil all out" lanjut Abah.

Kontingen UIN Surakarta dalam SeiBa tahun 2025 yang berlangsung hingga penutupan pada Sabtu (4/10/2025), mengirimkan tim yang berkompetisi dalam hal prosiding, puisi, tari kontemporer, monolog, tari tradisional, pop solo, dan film pendek. Secara keseluruhan, tim dari UIN Surakarta yang telah mempersiapkan diri sejak beberapa minggu yang lalu relatif siap untuk menampilkan performa terbaiknya.

SeiBa International Festival ke tiga kali ini tetap pada konsep awalnya yaitu sebagai kegiatan yang bertujuan untuk mempererat kesatuan dan persaudaraan sesama insan akademik dari berbagai negara melalui kompetisi seni dan budaya. Keseruan terasa dengan pertunjukan yang melibatkan lebih dari 500 penampil dan melibatkan seluruh peserta dalam parade budaya. Seluruh peserta dari dalam dan luar negeri mengikuti parade dengan pakaian adat masing-masing daerahnya yang sesuai dengan tema masing-masing kontingen. (Tris/Humas) Foto :  Mastr/Angga