Loading...

FUD UIN Surakarta Adakan Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji Profesional Angkatan I

10 Januari 2026 07:49 WIB 199
Baca

UIN SURAKARTA - Terhitung sejak tanggal 9 Januari hingga 16 Januari 2026, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUD) UIN Raden Mas Said Surakarta (UIN Surakarta) bekerjasama dengan Ditjen Penyelenggara Haji dan Umroh RI menyelenggarakan Sertifikasi Pembimbing Manasik Haji Profesional Angkatan I Tahun 2026. Acara yang berlangsung di Semarang ini, diikuti oleh 50 orang calon pembimbing manasik haji yang berasal dari berbagai daerah se-Jawa, Madura, hingga Nusa Tenggara Barat. Penyelenggaraan kegiatan yang juga menggandeng DPW Perkumpulan Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (PFK-KBIHU) Provinsi Jawa Tengah ini sebagai bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan penyelenggaraan ibadah haji yang mandiri dan berkualitas. Hadir dalam pembukaan semalam, para pejabat di lingkungan Kementerian Haji dan Umroh serta Kantor Wilayah Kemenag Jawa Tengah.

Dekan FUD Dr. Kholilurrohman, dalam laporan pembukaan kegiatan menyampaikan bahwa sertifikasi ini merupakan langkah strategis terkait para pembimbing haji, "Kegiatan ini adalah untuk memastikan agar seluruh pembimbing haji memiliki standarisasi kompetensi yang diakui negara". Oleh karenanya Dekan FUD berharap agar seluruh peserta kegiatan yang hadir bisa menyelesaikan seluruh program pelatihan ini sampai dengan dinyatakan lulus dan tersertifikasi. Dirinya juga berharap agar apa yang didapat selama kegiatan ini bukan hanya sekedar dipelajari saja tapi juga akan bisa diterapkan dalam praktiknya.

"Sertifikasi ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan ikhtiar kita bersama untuk menjamin jemaah haji mendapatkan bimbingan ibadah yang sesuai syariat dan regulasi terbaru," tandas Rektor UIN Surakarta Prof. Toto Suharto yang hadir dalam pembukaan pelatihan sekaligus menjadi salah satu pemateri. Dalam arahannya,  Prof. Toto juga menegaskan komitmen kampus yang berpusat di wilayah Pucangan Kartasura ini dalam mendukung penguatan literasi haji melalui jalur akademis dan praktis. "Penguatan literasi haji sangat perlu dilakukan pendekatan bukan hanya secara praktis, akan tetapi juga secara akademis" lanjutnya. "UIN Surakarta hadir sebagai bagian dari penguatan literasi haji. Hal ini selaras dengan program Glokalisasi yang menjadi cita-cita kampus kita." Rektor  juga memmberikan apresiasi terhadap kegiatan yang rencananya akan berlangsung setiap waktu di FUD UIN Surakarta ini. Baginya kegiatan sertifikasi ini bukan sekadar pemenuhan secara administrasi saja, tapi sebagai bagian dari penyamaan kompetensi. Melalui kegiatan sertifikasi Angkatan I tahun 2026 ini, kelak akan menumbuhkan para pembimbing yang tidak hanya mampu memahani fikih secara komprehensif, akan tetapi juga memiliki sikap profesional dalam memberikan pelayanan kepada para calon jemaah serta jemaah haji. (Editor:Tris) Foto : Istimewa