Loading...

Dorong Publikasi Ilmiah Internasional, UIN Surakarta Gelar Workshop Academic Writing bagi Mahasiswa

12 Maret 2026 13:15 WIB 157
Baca

UIN SURAKARTA - Kegiatan Workshop Academic Writing bagi mahasiswa Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta (UIN Surakarta) diselenggarakan pada Kamis (12/3/2026) di Aula Sambernyawa Gedung Lembaga Lt. 2. Kegiatan ini diikuti oleh berbagai kalangan mahasiswa, mulai dari pengurus organisasi mahasiswa (ormawa), mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP), hingga mahasiswa asing. Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis akademik mahasiswa agar mampu menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.

Dalam sambutannya, Kepala Bagian Umum dan Akademik, Hj. Fauziyah Dlimasari, M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat memberikan tambahan pengetahuan akademik bagi para peserta. Ia juga berharap para mahasiswa dapat mengikuti kegiatan dengan penuh semangat serta mampu menyerap ilmu yang disampaikan oleh narasumber. Melalui workshop ini, mahasiswa diharapkan menjadi lebih kritis serta mampu mengembangkan wawasan akademik yang tidak hanya relevan di tingkat nasional, tetapi juga internasional. "Semoga kegiatan ini bermanfaat untuk mahasiswa dalam penyusunan penulisan ilmiah dan dapat berkontribusi positip terhadap kampus UIN Surakarta," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, Dr. Abdulloh Faishol, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya kemampuan menulis bagi mahasiswa sebagai salah satu cara untuk menunjukkan kontribusi intelektual di masyarakat. Ia mendorong mahasiswa agar mampu menulis karya ilmiah yang dapat dipublikasikan di tingkat nasional, bahkan hingga jurnal bereputasi minimal SINTA 2. Selain itu, mahasiswa juga didorong untuk mengikuti kompetisi menulis artikel tingkat internasional hingga dipresentasikan pada konferensi internasional, terutama bagi mereka yang memiliki kesempatan melanjutkan studi ke luar negeri.

Lebih lanjut, ia mengingatkan agar mahasiswa memanfaatkan email resmi kampus dalam aktivitas akademik, termasuk dalam proses penulisan dan pengiriman artikel ilmiah. Ia berharap mahasiswa dapat menghasilkan karya tulis yang dikenal luas oleh masyarakat, sehingga mampu membawa nama baik kampus hingga ke tingkat global. Ia juga memberikan pesan khusus kepada mahasiswa Ormawa agar terus mempertahankan dan meningkatkan prestasi yang telah diraih. "Saya harap mahasiswa yang hadir di sini ingat pesannya  Imam Al-Ghazali yaitu, 'Jika kamu bukan darah biru maka menulislah, maka karyamu akan dikenal orang',” ucap WR yang sering disapa Abah itu.

Materi workshop disampaikan oleh narasumber Dr. Chafit Ulya, yang menjelaskan bahwa penulisan ilmiah dapat menjadi proses yang mudah dan menyenangkan apabila dilakukan dengan pendekatan yang tepat. Ia juga menyarankan agar penulis sesekali menyisipkan unsur budaya lokal, seperti kalimat atau kutipan berbahasa Jawa yang bersifat maskulin, agar tulisan menjadi lebih menarik dan memiliki nuansa khas.

Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa penulisan ilmiah pada dasarnya serupa dengan penulisan argumentatif, yaitu penulis harus memiliki gagasan utama dan mampu mempertahankan ide tersebut melalui penjelasan yang logis, sistematis, serta berbasis data. Struktur dasar argumentasi ilmiah meliputi tesis sebagai gagasan utama, argumen yang didukung alasan logis dan data, serta kesimpulan sebagai penegasan akhir dari gagasan yang disampaikan. Dengan demikian, tulisan akademik bertujuan untuk menjelaskan atau membuktikan suatu gagasan secara rasional berdasarkan data dan referensi ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan.

Melalui pemaparan tersebut, Chafit Ulya berharap mahasiswa tidak lagi memandang penulisan ilmiah sebagai sesuatu yang sulit atau menakutkan, melainkan sebagai sarana untuk menuangkan gagasan dan berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Ia juga mendorong mahasiswa untuk mulai membiasakan diri membaca referensi ilmiah, berdiskusi, serta berlatih menulis secara konsisten. Dengan semangat belajar dan kemauan untuk terus mencoba, mahasiswa diharapkan mampu menghasilkan karya tulis ilmiah yang berkualitas serta berani mempublikasikannya di berbagai forum akademik. (Editor: Deddy) Foto:Zaky/Deddy