Loading...

Dibuka Bupati Klaten, UIN Surakarta Rakor Pra KKN 

27 Mei 2025 16:31 WIB 125
Baca

UIN SURAKARTA - Penerapan salah satu Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam hal Pengabdian Kepada Masyarakat, menjadikan Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta (UIN Surakarta) melalui Lembaga Penelitian dan Pengbadian kepada Masyarakat (LP2M) terus melakukan inovasi dalam menjalankan hal tersebut yang salah satu yang dilakukan adalah Kuliah Kerja Nyata. Dalam konsep yang diterapkan oleh LP2M UIN Surakarta, KKN bukan hanya sekedar datang dan melakukan kerja di masyarakat sasaran, akan tetapi KKN yang membawa tema tertentu yang relevan dengan kondisi di masyarakat.

Dibuka pagi ini (Selasa, 24/5/2025) secara langsung oleh Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, S.I.Kom., LP2M UIN Surakarta mengadakan Rapat Koordinasi Pra KKN dengan melibatkan unsur pemerintah kecamatan dan pemerintah desa dari seluruh wilayah se-Kabupaten Klaten dan Para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN yang akan terlibat dalam KKN tahun 2025 ini. Peserta yang hadir lebih kurang sebanyak 300 orang dalam kegiatan selam sehari ini, bertemu dalam Rakor yang diselenggarakan di Pendopo Kabupaten Klaten. “Dengan adanya rapat koordinasi ini, kami berharap tercipta sinergi yang kuat antara mahasiswa, dosen pembimbing, dan pemerintah desa, sehingga pelaksanaan KKN Tahun 2025 dapat berjalan optimal dan memberi manfaat yang signifikan bagi masyarakat Klaten,” kata Khasan Ubaidillah, M.Pd.I. selaku Kepala Pusat KKN UIN Surakarta.

Kepada seluruh perangkat pemerintah kecamatan maupun desa yang hadir, Bupati Klaten menekankan tentang kolaborasi antara masyarakat dan kampus sebagai mitra, "Jadilah tuan rumah yang baik, yang bisa berkolaborasi dengan para mahasiswa UIN Surakarta yang ber-KKN agar potensi desa masing-masing bisa tergali dengan baik." Hamenang juga menegaskan keyakinannya bahwa para mahasiswa jika diarahkan membantu memotret potensi dan persoalan desa secara tepat, "Saya yakin mereka mampu memberikan kontribusi nyata." "Semoga UIN Surakarta memberikan keleluasaan bagi mahasiswa untuk mengembangkan bentuk pengabdiannya sesuai dengan potensi dan kebutuhan desa yang menjadi lokasi KKN" lanjutnya. Tak lupa Bupati Klaten juga menyampaikan apresiasi kepada UIN Surakarta karena telah menjalin kerja sama yang baik dengan Pemerintah Kabupaten Klaten, "Harapannya kolaborasi ini dapat terus berlanjut dalam mendukung terwujudnya Klaten yang maju, mandiri, dan sejahtera." 

Prof. Muhammad. Latif Fauzi, Ketua LP2M UIN Surakarta, dalam paparannya di depan Bupati dan seluruh peserta Rakor Pra KKN ini menjelaskan bahwa KKN kali ini akan melibatkan 3.700 mahasiswa yang tersebar di 149 desa di Klaten. "KKN kali ini mengusung isu strategis, yakni Moderasi Beragama, Pencegahan Stunting, Pendampingan Produk Halal, serta Pengembangan Desa Ramah Perempuan dan Anak." Prof. Latif juga menjelaskan bahwa seluruh tema yang akan dibawa para mahasiswa selama KKN di Klaten tahun ini tersebut merupakan hasil koordinasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapperida) Kabupaten Klaten, berdasarkan potensi dan tantangan lokal yang ada. "Kami berkomitmen menjadikan KKN bukan sekadar agenda akademik tahunan, tetapi juga sebagai wahana aktualisasi pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang terukur dan berkelanjutan" pungkas Prof. Latif. (Tris/KU) Foto : Ubed