UIN SURAKARTA - Daya saing Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta (UIN Surakarta) semakin kuat dan tidak terbandung. Sebagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam satu-satunya di wilayah Solo raya yang meliputi Klaten, Boyolali, Sragen, Karanganyar, Surakarta, Sukoharjo, dan Wonogiri, keberadaan UIN Surakarta semakin hari semakin diakui baik secara nasional maupun internasional. Hal tersebut ditandai dengan berbagai pengakuan baik secara langsung maupun tidak langsung yang didapat oleh kampus yang berpusat di Pucangan Kartasura ini.
"Terbitnya Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 128/B/O/2025 tertanggal 6 Maret 2025 tentang ijin Pembukaan Program Studi Hukum Bisnis Program Sarjana menjadi salah satu bukti pengakuan kepada UIN Surakarta khususnya Fakultas Syariah" ungkap Prof. Muh Nasiruddin, Dekan Fakultas Syariah (Fasya) yang dihubungi pada Jum'at (21/3/2025). Dekan Fasya menerangkan bahwa terbitnya ijin pembukaan prodi baru menegaskan bahwa adanya pengakuan atas kemampuan Fakultas Syariah dalam menyelenggarakan pendidikan yang berfokus pada Hukum Bisnis. Bagaimanapun juga, lanjut Prof. Nasiruddin, pembukaan prodi baru ini berdasar pada banyak pertimbangan yaitu terkait dengan sarana dan prasarana, dosen dan tenaga kependidikan, serta prospek lulusannya. "Kita bukan hanya sekedar mengejar kuantitas saja, akan tetapi juga menjaga kualitas lulusan Fasya." Dekan juga tidak menampik bahwa sejak lama dirinya sering mendapat permintaan dari dunia kerja baik birokrasi maupun swasta untuk mengirimkan lulusannya Fasya bekerja di sana, "Alhamdulillah sejak bertahun-tahun yang lalu, kami sering dihubungi oleh para mitra di lingkungan birokrasi maupun di swasta yang membutuhkan lulusan dari Fasya untuk bekerja di sana."
Di kesempatan terpisah, Rektor UIN Surakarta, Prof. Toto Suharto menyatakan bahwa dirinya telah mendapat informasi terkait telah keluarnya ijin pembukaan prodi baru yaitu Hukum Bisnis di Fakultas Syariah. "Salah satu berkah ramadhan tahun ini adalah keluarnya ijin pembukaan prodi baru yaitu Hukum Bisnis di Fakultas Syariah." "Kita harus tanggap terhadap adanya tren kebutuhan lulusan hukum bisnis yang bisa bekerja bukan saja di lembaga dengan afiliasi keagamaan Islam saja, akan tetapi juga di lembaga umum lainnya. Untuk itu dibukanya prodi Hukum Bisnis di tahun 2025 ini memberikan kesempatan kepada para lulusan sekolah menengah atas serta madrasah aliyah dari dalam dan luar negeri untuk bisa melanjutkan pendidikan tinggi di kampus ini. "Prodi Hukum Bisnis tidak hanyak menerima lulusan sekolah menengah atas dan madrasah aliyah dari jurusan ilmu sosial saja, akan tetapi juga dari jurusan lainnya." Menutup pesannya, Prof. Toto mempersilahkan siapapun untuk menghubungi bagian akademik Fakultas Syariah ataupun bagian akademik rektorat untuk meminta informasi detil terkait prodi Hukum Bisanis tersebut. (Tris/Humas) Foto : Mastr
Rektor UIN Surakarta : Inspirasi Tentang Kebesaran Hati Seorang Menag
1 pekan yang lalu - Umum