
UIN SURAKARTA – Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta (UIN Surakarta) memulai tahun 2026 dengan meninjau ulang perkembangan status Badan Layanan Umum (BLU) yang mereka miliki. Langkah yang dilakukan adalah dengan menggelar rapat bersama dengan Dewan Pengawas (Dewas) BLU UIN Surakarta pada Jumat (23/1/2026) di Ruang Sidang Utama Gedung Rektorat Lt. 1. Rapat kali ini dihadiri langsung oleh Ketua Dewas BLU UIN Surakarta, Prof. Dr. Phil. Sahiron, beserta dua anggota Dewas BLU UIN Surakarta, yaitu Dr. Cahyana Ahmadjayadi dan Sunaryo, Ak., M.S.E.
Menyambut kedatangan Ketua dan Anggota Dewas BLU, Rektor UIN Surakarta, Prof. H. Toto Suharto, memberikan sedikit laporan tentang perkembangan BLU di UIN Surakarta. Ia menyampaikan bahwa akurasi proyeksi BLU 2025 UIN Surakarta menjadi salah satu yang tertinggi dari seluruh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di Indonesia. Selain itu, UIN Surakarta saat ini sudah memiliki 70 mitra dan 9 daftar layanan usaha. Rektor juga menyampaikan bahwa target pencapaian BLU pada 2026 ini harus lebih tinggi dari tahun sebelumnya.
“Terima kasih kepada Prof. Sahiron selaku Ketua Dewas BLU yang sudah hadir di tengah-tengah kita. Terima kasih juga kepada Dr. Cahyana dan Pak Sunaryo selaku anggota Dewas. Alhamdulillah, pada tahun 2025 kemarin, UIN Surakarta menjadi salah satu yang tertinggi dalam akurasi proyeksi BLU. Pada tahun 2026 ini, kami punya target yang jelas lebih tinggi dari tahun sebelumnya dengan 70 mitra dan 9 daftar layanan usaha,” ucapnya.

Sementara itu, Prof. Sahiron selaku Ketua Dewas BLU UIN Surakarta menyampaikan selamat atas kesuksesan pada tahun sebelumnya. Ia berharap agar capaian ini bisa terus ditingkatkan. Namun, UIN Surakarta harus tetap fokus pada tugas utamanya sebagai perguruan tinggi, yaitu memberikan pendidikan berkualtias kepada mahasiswa untuk menjadi lulusan yang berkualitas. Dengan demikian, layanan pendidikan yang diberikan harus berkualitas dan prima.
“Selamat kepada BLU UIN Surakarta yang BLU-nya saya rasa sukses pada tahun kemarin. Semoga pada tahun ini kualitasnya terus meningkat. Namun, jangan lupa ya untuk tetap ingat pada fokus utama perguruan tinggi, yaitu memberikan pendidikan berkualitas kepada mahasiswa. Dengan demikian, layanan pendidikan yang diberikan harus terus prima dan berkualitas,” ujar Sahiron, yang juga menjabat sebagai Direktur Pendidikan Tinggi Islam Kementerian Agama Republik Indonesia.
Selain memberikan pesan tersebut, Prof. Sahiron juga meminta kepada UIN Surakarta agar diadakan rapat rutin ke depannya untuk menyelesaikan berbagai potensi masalah yang mungkin muncul. Harapannya, dengan rapat-rapat selanjutnya, solusi-solusi untuk masalah yang nantinya muncul bisa diterapkan sebaik mungkin. “Mungkin nanti kita perlu rapat rutin untuk bisa mencari solusi bersama atas potensi masalah yang mungkin muncul,” pungkasnya. (Editor: Zaki/Tris) Foto: Zaki/Nug/Angga