
UIN SURAKARTA – Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta (UIN Surakarta) terus berupaya untuk menguatkan kultur ilmiah di lingkungan kampus. Berbagai program penelitian pun terus ditekankan oleh UIN Surakarta. Salah satu fasilitas yang diberikan adalah dengan adanya Bantuan Penelitian Tahun 2026. Untuk merealisasikan program Bantuan Penelitian Tahun 2026 ini, UIN Surakarta mempercayakan kepada Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM). Proses penjaringan pun mulai dilakukan lewat kegiatan Pemaparan Proposal Bantuan Penelitian Tahun 2026. Kegiatan ini digelar selama 3 hari pada Senin—Rabu, 20—22 April 2026 secara daring via aplikasi Zoom Meeting.
Sebanyak 79 presenter hadir sebagai peserta sebagai wakil dari kelompok peneliti masing-masing. Untuk menilai apakah proposal penelitian yang diajukan layak untuk didanai, kegiatan ini menghadirkan 18 reviewer dengan rincian 9 reviewer internal dan 9 reviewer eksternal. Dengan demikian, proses penilaian proposal bantuan penelitian ini berjalan dengan objektif secara keilmuan, tetapi tetap dalam koridor tujuan keilmuan UIN Surakarta.
Rektor UIN Surakarta, Prof. H. Toto Suharto mendukung penuh kegiatan seperti ini karena bertujuan untuk meningkatkan iklim keilmuan di kampus. Selain itu, Rektor juga berharap agar kegiatan pemaparan proposal seperti ini mampu memenuhi empat tujuan utama, yaitu proposal bantuan penelitian layak secara objektif dan transparan, mutu penelitian terkait benar-benar mendapatkan evaluasi yang komprehensif, penelitian yang diajukan melahirkan hasil yang inovatif, relevan, dan berdampak, serta penelitian yang didanai nanti searah dengan visi misi UIN Surakarta.

“Alhamdulillah, kegiatan seperti ini memang harus terus dilakukan dengan maksimal. Apalagi ini memiliki tujuan untuk meningkatkan iklim keilmuan di UIN Surakarta. Saya harap, pemaparan proposal bantuan penelitian tahun ini bisa memenuhi 4 tujuan dulu, yaitu proposal bantuan penelitian layak secara objektif dan transparan, mutu penelitian terkait benar-benar mendapatkan evaluasi yang komprehensif, penelitian yang diajukan melahirkan hasil yang inovatif, relevan, dan berdampak, serta penelitian yang didanai nanti searah dengan visi misi UIN Surakarta,” ucap Rektor.
Kegiatan Pemaparan Proposal Bantuan Penelitian Tahun 2026 ini dilakukan selama tiga hari dengan dua sesi di tiap harinya. Acara dimulai dengan presentasi oleh presenter di hadapan para reviewer. Lalu, sesi tanya jawab akan dibuka untuk memberikan kesempatan bagi para reviewer memberikan masukan dalam hal metodologi, ketajaman analisis, dan kontribusi keilmuan dari masing-masing presenter. (Editor: Zaki) Foto: Zaki/Istimewa
UIN Surakarta Borong Tiga Penghargaan pada Arjuna Awards KPPN Surakarta 2026
Kemarin - Prestasi