
UIN SURAKARTA - Gelaran SeiBa International Festival tahun 2025 ke 3 yang berlangsung di Padang telah berakhir. Sebanyak 20 Perguruan Tinggi dari dalam dan luar negeri pulang dengan membawa penghargaannya masing-masing. Dari 6 cabang yang dikompetisikan yaitu solo pop song, traditional dance, poetry, contemporary dance, short film, dan monologue; UIN Raden Mas Said Surakarta (UIN Surakarta) dinyatakan berhak mendapatkan platinum medal, yang terdiri dari 4 gold, 2 silver, dan 1 penghargaan best presenter dalam prosiding. Rincian daftar pemenang SeIBa bisa diakses lewat file berikut ini: Daftar Pemenang SeIBa 2025 (pdf)
Hadir di Padang, kontingen UIN Surakarta tampil all out dalam setiap mata kompetisi. Meski semangat para peserta yang hadir dalam rangka mengibarkan bendera satu-satunya kampus Islam negeri di wilayah Solo raya ini membara, namun ciri khas kesantunan dan kegembiraan tetap terlihat. Nampak dari berbaurnya para peserta dari UIN Surakarta dengan peserta dari kontingen lain usai tampil di panggung masing-masing.

Melalui media perpesanan pada Minggu pagi (5/10/2025), Rektor Prof. Toto Suharto mengungkapkan rasa bangganya atas raihan prestasi kontingen UIN Surakarta dalam SeiBa ke 3 Tahun 2025. "Dari laporan yang diberikan oleh WR III Bidang Kemahasiswaan Alumni dan Kerjasama serta para pendamping bagian kemahasiswaan, saya dapat informasi mengenai perolehan penghargaan kontingen UIN Surakarta dalam kegiatan SeiBa ke 3 di Padang minggu kemarin." "Alhamdulillah kontingen kita bisa membawa nama kampus berkibar di kancah internasional" lanjutnya. Dengan perolehan prestasi dalam kegiatan tersebut, Rektor berharap agar bisa diikuti oleh mahasiswa yang akan mengikuti ajang kompetisi tingkat nasional maupun internasional berikutnya. "Program Glokalisasi yang telah kita canangkan, insya Alloh akan lebih cepat tercapai dengan dukungan dari semua pihak, salah satunya adalah dalam hal prestasi mahasiswa" papar Rektor. Lebih jauh Prof. Toto berharap agar slogan LURIK (Loyal, Unggul, Responsif, Inovatif, Kolaboratif) bisa dijadikan pedoman para mahasiswa dalam mencapai prestasi menuju cita-cita Glokalisasi. (Tris/Humas) Foto : Farah