Loading...

Islamic Enrichment Program Untuk Mahasiswa Internasional UIN Surakarta, Belajar Islam di Indonesia Bersama

10 Maret 2026 10:10 WIB 371
Baca

UINSURAKARTA- Kegiatan dengan mengumpulkan para mahasiswa yang berasal dari luar negeri di Universitas Islam Negeri (UIN) Surakarta menjadikan para mahasiswa bertambah saling kenal-mengenal satu sama lain. Beberapa mahasiswa yang berasal dari Thailand dan Philipine ini melanjutkan studi di UIN Surakarta dengan mengambil Program Studi Keagamaan seperti Ilmu Akidah dan Tafsir, atau bahkan Ilmu Psikologi. Dari keberadaan mahasiswa luar negeri yang ada, menjadikan informasi tentang Kampus UIN Surakarta terus tersebar hingga ke seantero jagad. 

Bahkan puluhan mahasiswa lain yang berasal dari Afghanistan, India dan Banglades juga turut melanjutkan studi di UIN Surakarta. Mereka tentu membagikan pengalaman mereka kepada rekan-rekannya yang ada di negara masing-masing. Sedangkan acara Islamic Enrichment Program Untuk Mahasiswa Internasional UIN Surakarta adalah bagian dari pembinaan dari program pendampingan mahasiswa luar negeri yang ada di UIN Surakarta. Kegiatan yang terlaksana, Selasa, (10/03/2026) menuntut para mahasiswa saling belajar bahasa dan budaya. Belajar islam Indonesia bersama Dr. Sidik, S.Ag., M.Ag., selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan Fakultas Syariah, digadang sebagai narasumber utama. Dalam kesempatan ini, 38 mahasiswa internasional dari 9 negara begitu antusias saat mengikuti kajian ini. Acara diawali dengan pembacaan Al-Qur’an Juz 30 yang dipimpin oleh Musa Adamu, mahasiswa asal Nigeria yang juga merupakan salah seorang hafidz.

 

Dr. Sidik memulai pemaparan materi bertajuk “Knowledge, Islam, and Indonesia.” Dalam kesempatan tersebut, beliau menjelaskan bahwa menuntut ilmu memiliki kedudukan yang sangat penting dalam ajaran Islam. Tradisi intelektual Islam mendorong umatnya untuk terus belajar sepanjang hayat, dengan niat yang tulus demi kemaslahatan umat dan sebagai bentuk pengabdian kepada Allah. Beliau juga menekankan bahwa ilmu tidak hanya bertujuan untuk pengembangan akademik semata, tetapi juga harus diiringi dengan adab dan akhlak, sehingga pengetahuan yang dimiliki dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Dalam sambutannya, Dr. Sidik juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan akademik dan spiritual bagi mahasiswa internasional di UIN Raden Mas Said Surakarta. “Ini adalah kajian kedua untuk mahasiswa internasional. Momentumnya kebetulan pas sekali di bulan suci Ramadhan,” ungkapnya. Setelah sesi pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab antara mahasiswa internasional dan narasumber. Acara kemudian ditutup dengan buka puasa bersama, yang menjadi momen kebersamaan sekaligus mempererat hubungan antar mahasiswa internasional dan sivitas akademika kampus.

 

Untuk saling belajar ini membutuhkan etikat untuk saling menghargai dan menghormati. Hal inilah yang menjadikan Negara Indonesia khususnya UIN Surakarta menjadi kampus yang diminati oleh para calon mahasiswa luar negeri. Selain tercipta dengan keanekaragaman budaya, tersebar pula keanekaragaman hayati yang membuat Indonesia menjadi tempat kuliah, sekaligus sebagai tempat belajar dan tempat rekreasi karena keindahan alam yang ada. Selasa, (10/03/2026).

Editor: Nug Foto: Nugroho